Langsung ke isi

Salam Sejahtera Bagi Para Pembaca dan Pengunjung Setia :


Didedikasikan kepada seluruh Kelas X dan kelas XI IPA tahun 2012/2013 (XI IA-4 aka SPIDER dan XI IA-5 aka OPERA) serta rombel ilmu alam tahun 2011/2012 yaitu Unisence VoLD, ASTAGA, Elfia deQuatron, Scientia Penta' Physica, tidak lupa Kelas XII IPA tahun 2011/2012, regu Mamoru Iaichi, Sparta Classipada, Elfwetenstile, dan Craxi Savier aka Chicken Stick, juga kepada kelas XII tahun 2010/2011 selain alumni X-1, X-2, Clan AL3 tahun 2009/2010, BBM-ers klub Fisikarudy, seluruh sidang pembaca Blog Guru Fisika
Juga kepada Kelas Pizza, Gexida, ordo Axiaga tercinta, el Vosfor, Gammabunta (XII IPA-2009), pun bagi real supporter and loyal seperti Asiazoners, Radiazi, Lamdha, Galaxiiga, dan Fosfaters. (XII IPA - 2008)

Termasuk alumni kelas 1-3 year 2001, kelas 3 IPA2 - 2002, 3 IPA tahun 2003, alumni kelas 3 IPA - 2004, alumni kelas 3 IPA - 2005, alumni kelas XI IPA-1 tahun 2007, semua kelas XI IPA - 2007,

FBIM-2013

19/05/2013

Pawai oleh Andi Latif (X-8)

FBIM atau Festival Budaya Isen Mulang 2013 adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memamerkan seni budaya dan hasil kerajinan keunggulan daerah-daerah di Kalimantan Tengah. Selain itu kegiatan ini termasuk pementasan seni dan budaya Dayak Kalimantan Tengah juga pameran kreasi dan kerajinan UKMK.

Sebagai pembukaan kegiatan ini pada tanggal 18 Mei 2013 diadakan pawai budaya Kalimantan Tengah yang juga dimeriahkan oleh dukungan suku-suku lain dan barongsai serta dari instansi-instansi daerah. Foto-foto ini diabadikan oleh siswa-siswa kelas X-7 dan X-8 tahun 2012/2013 dengan nama-namanya tertulis di foto atau dalam kerangka gambar.

oleh Dani Wijaya

Jalan Kaki bersama
oleh Rio Rajamia X-7
Amalia Yovadiani X-8

Parade oleh Elsa Evangelista

kecapir

Kostum Meriah oleh Dani Wijaya (X-8)

Atraksi Jalanan

oleh Dwi Irma X-8

Dani Wijaya X-8

Dani Wijaya X-8

oleh Dani Wijaya X-8

Dani Wijaya X-8

Barongsai – Dani Wijaya X-8

Paguyuban Jawa\

Komunitas Sepeda Tua oleh Dani Wijaya X-8 2013

Dwi Irma

Dwi Irma X-8 – Man on the Wheels

Sanggarnya Bu Eka Novi

Klik di sini untuk melihat foto-foto lainnya

Beli Asuransi bukan Pengen Cepet Mati!

13/05/2013

Pertama mendengar kalimat ini dari mulut penata rambut saya yang saya datangi siang hari ini, saya sedikit tercekat, terkejut bercampur kagum. Mengapa? c

Soalnya penata rambut saya ini sudah pernah menginjakkan kakinya di Kuala Lumpur dan Singapur, tentu saja bukan karena dari minta-minta duit kepada orang berduit dan borjuis, tetapi karena jerih payahnya mengumpulkan segala hasil usaha persalonan yang telah dirintisnya puluhan tahun hingga akhirnya digusur karena sewa tempat yang semakin mahal dan semakin sedikit orang berkantong tebal yang mengunjungi salonnya yang pertama.

Bapak penata rambut ini bercerita telah berhasil menjadi agen salah satu perusahaan asuransi internasional ternama dan mengantongi sertifikat sebagai Agen Asuransi bersertifikasi (hahaha) karena memang seperti itu keharusan sebagai sales atau broker asuransi. Sekarang ini tidak ada penjual hingga wartawan yang mewakili suatu organisasi besar tanpa memiliki sertifikat atau bukti keabsahan kompetensinya sebagai penjual hingga jurnalis.

Lain cerita, mengapa judul di atas saya ambil? karena saat beliau bercerita tentang motivasi yang salah saat seseorang mapan mengambil polis asuransi karena ketakutan akan kematian dan meninggalkan orang-orang yang dicintai kekurangan uang dan akhirnya jatuh miskin. Menurut Bapak ini, mitos itu sangat keliru dan salah besar. Menurutnya, sebaiknya orang yang membeli asuransi sudah sepantasnya HARUS berpikiran AKU INGIN HIDUP LEBIH LAMA LAGI agar bisa menikmati hasil guna dari tabungan asuransinya, bukan bercita-cita cepat meninggalkan dunia ini! Ada lagi kalimatnya yang tidak perlu saya tuliskan, tapi cukup menggambarkan betapa kelirunya orang-orang berduit di luar sana saat mengumamkan motivasinya ketika menandatangi polis asuransi bernilai jut-jutan hingga yar-yaran.

Maka, gantilah Motif berasuransi sebagai DANA untuk SAYA MANFAATKAN dikemudian hari KARENA ITU SAYA HARUS SEHAT dan BERUMUR PANJANG,

kedengarannya Bapak ini bercerita yang senang-senang saja, atau mementingkan uang saja. Namun sesungguhnya siapa di muka bumi ini bisa hidup tanpa uang jika uang itu sangat tidak diperlukan ? Nah, sepertinya pertanyaan saya salah ya, maka ralatnya “Siapakah di muka bumi ini yang menampik uang padahal uang itu sangat diperlukan?”

Jawaban klisenya saat uang tidak memiliki nilai lagi, benar, tapi kapan? bilamana?

Maka stop berandai-andai, hadapi realita ! Bahwa UANG bisa baik jika digunakan dengan kebaikan dan UANG bisa menjadi jahat jika digunakan bukan untuk KEBAIKAN yang sebenarnya.

 

2 hari 1 malam (2 days 1 night)

05/05/2013

Program ini diudarakan oleh KBS TV yang siarannya dapat saya tonton sejak kami berlangganan televisi satelit berbayar beberapa bulan setelah kami mendapatkan penghargaan dari Pustekkom. Acara 2 hari 1 malam ini (2 days 1 night) menggambarkan selebriti pria korea (penyanyi, pemusik, bintang film, komedian, atlit, pencipta lagu, penyiar radio, disk jockey) yang bertamasya bersama-sama mengunjungi seluruh bagian dari Korea Selatan sambil memperkenalkan wilayahnya, kondisi geografisnya, makanannya, kebudayaannya diselingi dengan permainan-permainan atau games yang kadang-kadang lucu, menyenangkan dan sering kali memprihatinkan atau menyedihkan.

Terlepas dari games yang memprihatinkan dan hukuman-hukuman seperti disuruh berendam sebentar dalam sungai es, makan di luar ruang dalam keadaan dingin, tidur di luar ruang, yang menarik adalah memperhatikan bagaimana sikap orang Korea  yang tidak pantang menyerah, ada dugaan yang membawa keberuntungan atau ada pula salah duga sehingga pemain mendapatkan hukuman.

Episode kali ini saat tujuh pemain yang terdiri dari Sugeun, Uhm Tae Woong, Jong Kim, Tae Hyun, Shi Kyung, Joo Won, dan yang baru bergabung pada episode sebelumnya adalah Yoo Haejin. Mereka diberangkatkan menuju pulau Bijindo yang terletak di sebelah selatan dari Seoul dan untuk mencapai kota pelabuhan terdekat memerlukan waktu lebih dari 6 jam, sebelum berangkat pun mereka sudah diberi tugas yaitu berkumpul di depan gedung KBS Seoul pada pukul 4 pagi, sementara salah satu anggota baru yaitu Haejin diminta berangkat terlebih dulu untuk menunggu di suatu tempat dari 4 titik rest area yang menghubungkan Seoul dengan kota pelabuhan terakhir sebelum menuju Pulau Bijindo.

=http%3A%2F%2Fmforum.cari.com.my%2Fforum.php

Siapa peserta yang dapat menemukan Haejin di antara 4 titik peristirahatan berhak mendapat sarapan pagi yang perfect sebelum melanjutkan perjalanan bersama-sama. Selama perjalanan dimulai dari Jong Kim yang terpaksa ditinggal karena terlambat menyadari bahwa Haejin telah menunggu bersama sarapan pagi di titik pertemuan ke-2 sehingga ia harus naik kendaraan tumpangan dan wajib mengucapkan terima kasih kepada si pengantar dengan memberikan kesempatan Foto Bersama. Lanjutkan membaca

Metaformosis Diri

03/05/2013

Saya memilih mengajar fisika selain karena tidak ada jurusan yang cocok juga karena kegagalan menjadi ahli telekomunikasi digital (ceritanya saat itu akhir tahun 1991 ada sekolah tinggi telekom yang baru saja dibuka oleh PT Telkom dan saya sempat lolos dari tes akademik, psikotes, hingga penetapan akhir tapi tidak diterima) yang akhirnya selama 1991 -1992 saya tidak kuliah dan tahun 1992 saya memilih FKIP Universitas Palangka Raya Jurusan Pendidikan MIPA program studi pendidikan Fisika. Kuliah cukup lama karena

Tahun 1997 saya melaksanakan program pengenalan lapangan sebagai guru magang di SMAN-1 Palangka Raya yang selanjutnya pada tahun yang sama saya bekerja sebagai guru tidak tetap di sana hingga tahun 2001 sembari menyelesaikan kesarjanaan.

Jejaring Sosial Pendidikan

30/04/2013

Semenjak friendster, Myspace, multiply, dan terakhir Facebook saya merasakan ramainya dunia jejaring sosial yang menghubungkan antarumat manusia dari langkah-langkah kecil. Mulai dari mengunggah foto, menambah teman, mencari teman, membangun jaringan, membuat album, chatting lewat video, berkirim pesan dan segalanya. Hingga kita mendengar dampak-dampak buruk negatif dari jejaring sosial telah menimbulkan keresahan di kalangan teenager yang mendominasi percaturan fesbuk-an ini, termasuk putra-putri saya.geschool saya

Saya mencoba mengambil sisi baik facebook dengan tetap membuat klub komunitas Fisikarudy, terus berkomunikasi intensif, men-tag foto kegiatan, foto hasil belajar, foto kelompok belajar, foto tugas-tugas yang dikirimkan via foto facebook, tetap belum menghasilkan optimalisasi peningkatan semangat belajar karena terkendala dengan upload download (unggah-unduh).

Sampai saya juga mencoba class dojo, edmodo (sebagaimana anjuran Pak Agus Sampurno sang Guru Kreatif) sudah saya ikuti, tapi sepertinya belum memenuhi harapan saya tentang jejaring sosial yang juga selain membuat album foto, berteman, mencari guru, juga ada sisi latihan soal, latihan ulangan, tryout, kesempatan mencari bahan ajar interaktif dan terutama anggotanya terseleksi karena sekolah dan profesinya jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Tibalah pencarian saya pada website geschool.net yang tidak hanya menyediakan hal-hal yang saya maksudkan tetapi lebih luas, yaitu ada fasilitas notes (catatan), blog (yang bisa diakses secara eksternal) -> hal ini tidak saya temukan dalam facebook (kecuali notes yang nantinya akan bisa di-tag dengan teman-teman kita).

Sudah lebih dari dua minggu kami menggunakan geschool ini untuk mengajak siswa-siswa yang saya ajar dan tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan siswa SMAN-2 Palangka Raya. Karena selain bisa berteman, siswa juga bisa belajar online, mengerjakan soal latihan (exercise hingga tahap lanjutan/advanced). Selain itu guru bisa berkontribusi dengan mengirimkan bahan ajar, bahan ujian, bahan try out online, juga memberi kuis. Kemudian menariknya lagi jejaring sosial ini secara tidak langsung membuat siswa dan guru berkompetisi. Terutama untuk siswa karena ada beberapa level yang mereka lalui dengan mengumpulkan poin pengalaman (experience point atau disingkat XP), sayangnya bukan seperti game yang juga ada MP (magic point), HP (health point), SP (skill point) :lol:

Nah, dengan poin-poin ini siswa kami bisa meningkatkan levelnya dari Playgroup sebagai strata terendah, kemudian Elementary, lalu Teenager dan selanjutnya adalah Geschooler, Nantinya ada lagi  level Magister, Doctor hingga Professor untuk siswa yang rajin dan terus memberi perubahan terhadap kemajuan pembelajaran (misalnya dengan mengirimkan bahan ajar, aktif menggunakan geschool, aktif mengembangkan pemanfaatan geschool dalam belajarnya dan proses pembelajarannya secara mandiri). Siswa juga dituntut aktif membuat catatan, memperbaharui status, memberikan komentar kepada teman-teman, membuat blog, memberi masukan (laporan) kepada administrator untuk perbaikan dan saran masukan, semakin meningkat levelnya maka partisipasi siswa juga ditambah seperti memberi rating (penilaian) kepada anggota geschool lainnya (biasanya hak ini diberikan kepada level 3 – teenager).

Tidak hanya wajib mengikuti guru yang mengajar mereka di sekolah, siswa di geschool juga bisa belajar dari guru dari sekolah lain dari daerah lain ! Dan mereka diberikan reward melalui poin subscribe yang hanya diberikan sekali di level 2 (elementary).

Semenjak menggunakan geschool.net ini siswa saya mengalami kemajuan dan keaktifan yang pesat dalam belajar, terutama mereka bisa berlatih berbagai mata pelajaran selain Fisika, mata pelajaran yang saya ampu tapi juga semua jenjang sekolah mulai dari SD-SMA seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Kesempatan besar juga untuk para guru menambah bahan ajar dan bahan ujian melalui gebook, gepedia, getop, dan getrol (nama-nama fasilitasnya).

Ingin mencoba, ayo bergabung bersama kami di geschool.net. Jangan lupa jejaring sosial ini dikemudikan dari Yogyakarta oleh orang Indonesia juga :D

Itulah enaknya mengikuti jejaring sosial pendidikan asli Indonesia.

Mengapa Ulangan Fisika ditakuti?

28/04/2013

Saya dulu juga sering mengalami fobia saat bertemu dengan guru fisika, entah itu dimulai dari semenjak sekolah masih bercelana pendek hingga bercelana panjang bahkan kadang-kadang celana saya bisa memendek dan memanjang otomatis (tergantung kondisi cuaca saat sekolah).

Guru fisika saya saat SMP namanya Ibu Zaharah .. orangnya tambun, single mother, sampai saat ini saya tidak tau lagi keberadaan beliau. Ibu ini kadang bisa jadi pelawak kadang bisa jadi pemarah (menurut saya saat masih berseragam putih biru) tetapi pada dasarnya ibu ini adalah guru yang baik dan suka bercanda walau bobot tubuhnya atau wajahnya mirip WWE Divas yang sudah pensiun. Seingat saya, kami belajar fisika di SMP itu sampai lulus ya dengan ibu ini dan setelah itu lost contact ngga tau lagi rimbanya di mana.

Saat SMA, saya masuk SMA-3 Palangka Raya tahun 1988 dan lulus tahun 1991, kembali saya diajar oleh beragam guru fisika yang didominasi para pria, mulai dari Pak Hari Sasongko, Salingkat, Solihin, dan ditutup oleh Hari Sasongko lagi. Yang konon kabarnya beliau sekarang tetap menjadi guru fisika di salah satu sekolah di Jawa Timur, tapi ngga mau pulang-pulang entah apa yang ditakuti (mungkin sudah menjadi rocker).

Ulangan yang paling saya ingat adalah ulangan fisika kelas 2 SMA, di mana tidak ada satu pun yang mau menurunkan rumus-rumus fisika di tembok dan akibatnya kami sekelas harus remedial tidak boleh membuka buku diambil dari buku Halliday Reisnick tentang mekanika. Baru setelah saya kuliah di FKIP Univ Palangka Raya dan mempelajari Mekanika baru terselesaikan (bukan karena ngga bisa tapi karena males) :) ) ..

Memang konyol saat SMA, menghadapi guru killer seperti yang dilakukan siswa terhadap saya saat ini bukan dengan petantang petenteng tapi dengan kelemahlembutan dan kehati-hatian, juga menghadapi ulangan mata pelajaran yang cukup “berat” harus dicicil belajarnya jangan sekaligus karena bisa menjadi beban berlebihan overload akhirnya bisa sekarat !

Biasanya saya menghadapi Ulangan Fisika baik di SMP/SMA bahkan hingga perguruan tinggi dengan bangun dinihari, cukup membaca untuk mengingat rumusnya, mencari penyelesaian soal dan mencoba menyelesaikan soal yang saya yakini bisa diselesaikan. Jika menghadapi masalah soal yang sulit, saya menguraikan perlahan-lahan secara skematik menurut daya nalar yang saya miliki. Memiliki daya nalar yang perfeksionis hanya dapat tercapai melalui latihan-latihan berminggu-minggu, bertahun-tahun, berbulan-bulan, berpuluh tahun, juga harus pantang menyerah sebelum dapat jawaban yang memuaskan.

Ulangan fisika itu atau juga ulangan yang lain tidak harus ditakuti, tapi perlu dinikmati excited ketegangannya karena jika KETEGANGAN itu telah mereda kita tidak akan lagi mendapatkan KEBAHAGIAAN telah melaluinya degan TAWAKAL dan PRIHATIN.

Untuk apa menakuti ulangan yang juga dibuat oleh MANUSIA? Sama juga dengan Ujian Nasional, untuk apa ditakuti? Ketakutan terjadi karena kurang percaya terhadap diri sendiri, terhadap kemampuan sendiri, terhadap pelajaran yang telah diterima, ketidakpercayaan terhadap jalan yang telah dilalui, ketakutan yang tercipta karena KETIDAKBERDAYAAN terhadap DIRI SENDIRI !

Bangun Cinta

25/04/2013

Bangun CintaTak sengaja saat berkendara menuju sekolah istri saya dari stasiun radio baru yang berada di kawasan Jalan Pangrango yang bernama Saritha FM bekerja pada gelombang 90,8 MHz memperdengarkan lagu yang syairnya sebagai berikut :

Kata Pujangga cinta itu luka yang tertunda
Walau awalnya selalu indah
Bila bukan jodohnya siap-siap tuk terluka

Kata Pujangga bangun cinta itu tak semudah
tak secepat hati jatuh cinta
Namun bila jodohnya kita pasti bahagia

Lebih baik bangun cinta daripada jatuh cinta
Jatuh itu sakit Bangun itu semangat
Lebih baik bangun cinta meski tak mudah
Namun Cinta jadi punya tujuan

Lama akhirnya saya mencari judul dan syairnya akhir ketemu grup baru AMPM dan judul lagu ini namanya “BANGUN CINTA”

Video Bangun Cinta

 

Karena ini bakal jadi lagu wajib ketiga dalam tahun ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.317 pengikut lainnya.