Planning 4 better Teaching

Untuk mendapatkan hasil dialektika mengajar Fisika yang memafhumkan semua anasir pendukung dan subyek utama yaitu peserta didik. Peserta didik disini dapat diartikan anda yang tengah duduk di bangku SMA (mungkin juga SMP) atau bahkan sudah menduduki kursi guru (teacher/tutor or anything else).

Diperlukan manajemen kelas yang sinergis serta tepat guna. Kebetulan tidak hanya pendekatan behavioris yang saya gunakan, namun juga pendekatan menurut teori kognitif Gardner.

Menggunakan pendekatan manajerial POACE (planning-organizing-actuating-controling-evaluating).

Berikut adalah contoh risalah yang saya buat saat akan membuka pembelajaran di semester kelima mengenai Listrik Statis dalam bahan kajian Muatan Listrik (kelas XII Jurusan IA)

Rencana (planning)
Besok adalah kelanjutan tentang interaksi muatan listrik (interactive compound electrical charges) dengan menggambarkan as simple plan apa saja interaktivitas muatan-muatan listrik menurut Hukum Coulomb. Memandang Kuat medan listrik antarmuatan tersebut, menentukan besar potensial listrik yang terjadi saat interaksi antarmuatan, usaha listrik yang dihasilkan dari “kekacauan” antarmuatan, dan perkiraan besar energi listrik (energi untuk memindahkan muatan-muatan listrik).

Organizing (menggorganisasi)
Menyusun orang-orang dan bahan-bahan yang terlibat dalam pembahasan di atas sebagaimana rencana semula  sekaligus melakukan riset gabungan kelas untuk membandingkan keteraturan kelas dalam menerima, memahami dan menunjukkan hasil belajar tentang interaksi muatan listrik.

Actuating (menempatkan-mengatur)
Mengelola rencana dengan menempatkan orang-orang (para peserta didik, pemirsa, audiens) tersebut dalam waktu yang cukup guna memenuhi kriteria pencapaian ketuntasan pembelajaran. Meletakkan kedudukan mereka, posisi mereka dalam kelas, media belajar yang arahnya tidak menyilaukan, meletakkan posisi media belajar yang nyaman untuk dipandang dan diamati, meletakkan posisi guru sebagai pusat untuk menarik perhatian dan mengendalikan kelas.

Controling (Mengawasi)
Melihat-lihat pekerjaan siswa, memberi aturan main selama belajar dalam kelas, menegakkan peraturan boleh tidak (1 atau 0) terhadap sikap-sikap yang bisa ditolerir atau di”hukum” atau di”sanksi” (jika diperlukan atau sangat diperlukan untuk menenangkan kelas dan meletakkan arah permainan kelas pada “jalan yang lurus”)😀

Evaluating (menilai)
Melihat kesesuaian rencana dengan hasil yang dicapai siswa melalui pekerjaan yang mereka lakukan, hasil tes yang mereka dapatkan, tugas-tugas yang sudah mereka kerjakan dan kumpulkan, perilaku-perilaku positif dan negatif dalam kelas yang dapat mendukung atau melawan usaha mereka memahami rencana awal belajar. Nikon 106
https://fisikarudy.wordpress.com
@fisikarudy

#asia, #better-teaching, #direktur, #duduk, #fisika, #indonesia, #kelas-fisika, #manajemen-kelas, #manajemen-kelas-fisika, #manajer-kelas, #order, #sma, #supervisor, #teaching-physics