Bagaimana Ia bisa hidup ?

Barangkali judul ini terlalu provokatif atau terlalu meremehkan seseorang. Namun setelah ditilik-tilik sekian lamanya lebih kurang selama saya menjadi guru di di bilangan Pahandut, saya cukup heran, kagum, kaget, prihatin, miris, dan selalu bertanya-tanya “Bagaimana ia bisa hidup?”

Saya tidak terlalu mengenal sosok ini, tetapi sosok yang lumayan besar untuk ukuran manusia normal disertai keberaniannya yang setanding dengan size-nya, saya tidak ragu dan benar-benar iri dengan “berkat” yang Tuhan berikan melalui keajaiban fisik tersebut.
Dengan usia yang hampir 2 kali lipat usia saya sekarang 😆 … kehidupan Pa X memang bisa dikatakan mujur !
Tanpa harus menjadi pegawai negeri sipil, profesi serabutan ke sana ke mari adakala sebagai pewarta, ada kala sebagai aktivitis NGO, ada kalanya sebagai ahli hukum (katanya?), ada kalanya sebagai coach, ada kalanya sebagai manajer, ada kalanya sebagai owner atas pet shop, ada kalanya .. banyak sekali profesinya.
Dengan menenteng BB atau hape-hape baru yang gonta-ganti setiap minggu, dengan begitu banyak biaya menjalani kehidupan … wah sungguh-sungguh tak terpikirkan 😦

Iklan