Memulai Pagi yang Baru

dawn

Di saat orang berlelah mengadu nasib di tempat tidur, paling sulit rasanya memulai kehidupan pagi yang tenang dan terencana. Sepertinya setiap kali libur setiap anak selalu berharap dan bertujuan untuk bangun siang😆 …

Apa yang dicari dengan kesenangan bangun siang ?
Jika seperti ini tekad yang ada di dada dan hati para pendahulu bangsa ini, bagaimanakah keadaan kita saat ini ? Tentu berbeda 180 derajat dengan kehidupan hari ini dan akan datang.

Tapi tekad ini pun tidak menyelesaikan masalah sehari-hari, di mana semakin lama kepercayaan masyarakat semakin goyah dengan keinginan dan tekad para penguasa (penguasa udara, roh-roh kepalsuan, roh-roh penyesat, dan lain-lain) yang setiap hari bertempur dengan Roh yang mengajarkan manusia untuk tunduk dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa sang Pencipta Khalik Langit dan Bumi, Penguasa Alam semesta dan Jagat Raya yang kita panggil dalam berbagai nama-nama Ilahiah.

Keinginan roh (yang sepenuhnya) mendukung kedagingan jauh berbeda dengan keinginan Roh (Sang Pencipta) yang menginginkan umat manusia ciptaan-Nya bisa saling memperbaharui dan saling menopang dengan berbagai perbedaan dan berbagai heterogenisasinya. Bukan menciptakan kesatuan atau menciptakan suatu persamaan sebagai sebuah tujuan utama kehidupan manusia yang disebut dalam bingkai “kerukunan”. Tetapi sesungguhnya kerukunan itu ialah menyatukan berbagai perbedaan antarumat manusia dalam hal perbedaan-perbedaan, seperti : perbedaan fisik, perbedaan suku, perbedaan bahasa, perbedaan adat istiadat, hingga perbedaan kepercayaan.

https://i2.wp.com/behance.vo.llnwd.net/profiles/77944/projects/111811/779441237329516.jpg[/caption]

difference

Yang mana kesemua perbedaan ini sebenarnya adalah keinginan Sang Pencipta dimana kehendak-Nya lah membuat variasi dan keragaman berbagai hal dan aspek dalam material, zat, dan jiwa untuk semata-mata memuji dan memuliakan nama-Nya yaitu Tuhan sang Pencipta Agung empunya Alam semesta. Dan manusia bukan tunduk kepada roh penyesat (dalam bentuk penguasa-penguasa di udara yang mementingkan kedagingan) tetapi agar manusia tunduk dan taat kepada Tuhan yang mengejawantah dalam Roh Kebenaran.

https://i0.wp.com/cdn.picapp.com/FTP/Images/0071/502ecb61-6e11-40f0-b64d-b57abf60909f.jpg

holy scripture

Mengapa demikian ? Marilah kita dalami kitab suci setiap kepercayaan kita dengan sungguh-sungguh untuk mencari makna, pengertian, dan jawabannya.

Selamat Hari Minggu dan Selamat memulai Pagi yang baru. Syaloom.

#asia, #bali, #business, #dari-persian, #indonesia, #internal, #kristen, #loan, #nasrani, #renungan, #sports