(Awal) Teori Kinetik Gas

Pada pembahasan mengenai teori kinetik gas, pertama kali yang perlu anda ketahui yaitu asumsi para pengamat mengenai gas ideal. Ada beberapa patokan mengenai gas ideal :

  • Partikel gas seperti bola pejal berbentuk molekul yang lebih besar dari atom.
  • Jarak antar partikel lebih besar dibandingkan diameter molekuler.
  • Tumbukan yang terjadi adalah lenting sempurna dan tumbukan yang diperhitungkan “hanya” yang terjadi dengan dinding yang ditempati gas ideal tersebut. Sementara tumbukan antar molekul dapat diabaikan.
  • Gerak molekul acak dan bebas karena itu vektor-vektor gerak bersifat relatif dalam wadah molekul.
  • Berlaku hukum Newton dan hukum kekekalan momentum serta kekekalan energi secara sempurna.
  • Tidak ada interaksi magnetik dan elektrostatik antar molekul.
  • Molekul tidak dipengaruhi gaya eksternal seperti gaya gravitasi.
  • Tidak ada gesekan di dalam gerak molekuler ini.

Dari asumsi tersebut telah diteliti oleh Boyl, Charles, dan Gay Lussac mengenai  keadaan-keadaan yang menentukan kondisi gas sebagaimana yang diasumsikan ideal di atas, yakni melalui isolasi dan perlakuan terhadap Tekanan (P), Volume (V), dan Temperatur (T).

Selanjutnya dikenalkan dengan persamaan umum gas PV = NkT dan PV = nRT dengan memasukkan unsur-unsur teknis kimia dan penyelesaian persamaannya dalam pembahasan gas ideal ini.

Yang tidak kalah berpengaruh pada pemahaman mengenai kinetik gas adalah kecepatan partikel yang terjadi dalam gerak acaknya yang disebut ekipartisi energi dan derajat bebas molekul yang menentukan keadaan gas yang terjadi seperti sedang dalam keadaan translasi (f=3), keadaan translasi dan rotasi (f = 5) dan keadaan translasi, rotasi, dan vibrasi sekaligus (f = 7).

Konsep yang perlu dicari lebih dalam adalah :

  1. Ekipartisi energi
  2. Derajat bebas molekuler

Salam Belajar

#ada, #chania, #dan-rank, #kali, #languages, #oppas, #programming, #shinee