Siswa saat mengikuti UN 2011

Pada hari pertama UN yaitu 18 April 2011, sebagian besar siswa yang saya wawancarai mengaku gugup dan cemas sebelum mengikuti ujian nasional yang konon sangat menentukan “nasib” mereka selama 3 tahun bersekolah ini.

Lengkap dari jurusan ilmu sosial, dilanjutkan ke jurusan ilmu alam hingga bahasa. Pendapat mereka seragam dan dipenuhi “kekalutan”, ketika saya tanyakan apakah persiapan sekolah sudah maksimal sebelum UN, maka jawaban yang saya dapatkan beragam. Mulai dari bangun subuh, belajar begadang hingga berharap agar pengawas UN tidak galak, itulah sebagian besar yang saya rekam dalam kaset tape recorder.

Berangsur-angsur kecemasan dan kegalauan ini berganti dan bisa menyesuaikan seiring dengan bergulirnya hari. Semoga hari terakhir besok tidak ada lagi kekalutan atau kecemasan yang ternyata semuanya ditimbulkan dari rasa ketakutan yang berlebihan, wong pengawas UN juga manusia je …😀

Yang penting para siswa sekarang suda mengantongi hasil berapa pun itu sebanyak 40% dari nilai harian dan rapot (yang sekarang sedang gencar-gencar diinput oleh rekan-rekan saya untuk diukur tingkat “kejujurannya”) dan dari 18 – 21 april 2011 inilah masa penuaian 60%-nya … yang juga masih perlu dikawal apakah benar-benar mengukur yang diukur ?

Yang penting, percaya saja, lakukan yang terbaik, takut boleh tapi jangan sampai menimbulkan kecemasan yang berlebihan, dan terakhir percayakan seluruh kemampuan anda kepada Yang Maha Kuasa, empuNya segala hikmat pengetahuan.

#2010, #2011, #2012, #internal, #kali, #kemdiknas, #martial-arts, #nasional, #nasional-ujian, #oppas, #pemantau, #pengawas, #pengawas-silang, #shinee, #silang, #sports, #super-junior, #tai-chi, #ujian, #ujian-nasional, #un, #un-2010, #un-2011, #un-2012