Lomba Blog Guru IGI Kalimantan Tengah

Guru selain pandai mengajar juga (semestinya) juga pandai menulis. Kalo guru tidak pandai, tidak mungkin dia menjadi guru ? Masih bisa ditelisik kebenaran pameo ini …
Salah satu tujuan Ikatan Guru Indonesia Kalimantan Tengah mengadakan lomba menulis melalui media web blog adalah meningkatkan eksistensi dan aktivitas guru Kalimantan Tengah menggunakan internet dan menjadi melek.
Sejauh ini baru 2 atau 3 guru di Kalimantan Tengah yang mendaftar melalui e-mail edimulyana64@yahoo.co.id (kebetulan teman saya ini yang menjadi koordinator agregasi blog guru Kalimantan Tengah yang dilombakan). Lomba diadakan mulai 2 mei hingga 19 mei 2011. Tapi pendaftaran blog lengkap dengan link-nya berakhir hingga 14 mei 2011.
Kriteria yang dinilai adalah aktualitas, profil penulis, keaktifan penulis, bobot isi dan kelengkapan blog.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan pekan pendidikan nasional yang digagas IGI Kalimantan Tengah dengan acara puncak 20 Mei 2011 adalah Workshop Matematika realistik khusus untuk guru SD/MI se-Kalimantan Tengah dan seminar pendidikan dengan keynote speaker Gubernur Kalimantan Tengah (dalam konfirmasi) dan Prof. Dr. Baedhowi serta sekjen IGI Moh. Ihsan, M.Pd.
Mohon maaf bagi guru dari region lain, ini adalah lomba khusus untuk guru-guru di Kalimantan Tengah saja😀


Pak Urip bisa memenuhi undangan kami dengan hadir pada Jumat, 20 Mei 2011 di Hotel Barito Sweet Shinta disusul Pak Budi Sastro juga berhasil mendarat pada tanggal yang sama. Namun, karena Pak Budi mendaratnya kemalaman sehingga tidak bertemu dengan saya dan Pak Edi (rekan saya yang mengajar di SMA Kristen) hingga kami pulang pada pukul 21.30 WIB. Dari diskusi dan obrolan yang semula sedang-sedang saja menjurus menghangat hingga Pak Edi harus lesehan di lantai, sementara saya masih suka bernostalgia kopdar dengan Bung Urip semenjak pertemuan kami yang pertama di kompetisi e-Learning Award 2008.

Intisari perbincangan kami malam itu selain mengomentari para peserta lomba blog guru yang dilaksanaan oleh IGI Kalteng ini juga pengalaman bro Urip setelah mendapat award Guru Pembaharu dari Acer barusan. Bagaimana membangun komunitas blogger guru Kalimantan Tengah serta yang esensial adalah bagaimana memulai menulis blog yang menghanyutkan dan mengalir. Jika Urip lebih suka menumpuk ide yang ia sebut onani otak dalam titik perhentian 420, sementara Pak Budi Sastro masih senang dan lebih sungkan dengan mengatakan dirinya Blogger pembelajar. Kalo saya, nah itu terserah kepada para pembaca sekalian … seperti apa menilai karakter tulisan yang dimuat di fisikarudy ini.😀

Sebenarnya ada juri ketiga yaitu Bapak Mikael Onny Setiawan, yang lebih senang dipanggil pak Miko. Tapi karena saya baru mengenal beliau pukul 08.00 wib tanggal 21 Mei 2011 sehingga saya tidak mengetahui bahwa beliau sebenarnya sudah hadir sejak hari Kamis, 19 Mei 2011 tepatnya pada malam pertama check in peserta Workshop Matematic Realistic yang disponsori Yayasan Agro Harapan di hotel yang sama. Pengalaman beliau sangat luar biasa dimulai dari Aceh hingga berbagai pelosok negeri yang salah satunya di pedalaman Kalimantan Tengah tepatnya di Seruyan dan Kotawaringin Timur, terutama berkaitan dengan bagian informasi dan penyelenggaraan pendidikan pelatihan sebab sesuai dengan latar belakang beliau yang pernah menjadi jurnalis untuk The Jakarta Post dan kantor berita Reuters.

Dari penilaian yang lebih condong disebut mengobrol bebas tersebut ditetapkan blogger berikut sebagai pemenangnya :

Sebagai teladan pertama diraih oleh Panji Irfan, seorang guru Bahasa Indonesia di SMP Tunas Agro yang berada di sekitar daerah perkebunan milik PT Agro Harapan Lestari di Seruyan. Yang mengakunya sedang belajar.

Teladan kedua diberikan kepada Araiko Naberkat Dayano, beliau sehari-hari mengajar di SMP Katolik St. Paulus Palangka Raya dengan mengajarkan TIK.

Teladan ketiga diamanahkan kepada rekan saya Muhaimin (bukan ketua Tanfidz PKB) yang mengajar biologi di MAN Pangkalan Bun. Yang anehnya, beliau ini ngakunya orang Kapuas tapi tinggal di Pangkalan Bun. (bercanda bro ! )😆 tapi itu bukan kehendak beliau, namun karena dedikasinya terhadap tugas yang diembannya. Salut kepada bapak guru yang satu ini karena harus berjauhan dari istri tercinta.

Selamat kepada para teladan (saya lebih menyukai sebutan ini dibandingkan pemenang) karena sebenarnya semua peserta blog IGI Kalimantan Tengah adalah semua pemenang, karena sudah memenangkan kemalasannya dari ketidakmauan atau bahkan ketidakinginan untuk menulis dan mempunyai blog. Blog sebagai wahana esksistensi atau promosi diri dan juga sebagai sarana komunikasi dan media mengajar kepada para siswanya.

Kepada yang masih belum mendapat teladan tahun ini, ayo kita berinovasi dan menggali potensi diri melalui penulisan blog agar pada perlombaan berikutnya menjadi lebih mantap dan semakin sulit para juri untuk menilainya.

Ucapan terima kasih kepada para peserta lomba blog guru Kalimantan Tengah 2011 :

1. Hanna Kali Wahyuni (yang sedang Honey Moon) di hannajepang.wordpress.com

2. Yanti Arifin (Guru Bahasa Inggris SMAN-4 Palangka Raya) … tetap menulis ya bu, … http://yantiarifin.wordpress.com

3. SMP Katolik St. Paulus Palangka Raya

4. Togap Tartius (guru SMP Katolik St. Paulus Palangka Raya)

5. Isti Nurhayati, S.Pd (Guru MAN Palangka Raya)

6. Ria Rafika, S.Pd (Penyiar Kalaweit FM yang juga guru)

7. Nelson, S.Pd (Guru SMK Negeri-3 Palangka Raya)

8. Eko Al Fajar, S.PdI (Guru Agama Islam di SMPN-8 Palangka Raya)

9. Ruslimah, S.Pd (Guru MAN Palangka Raya)

10. Norsiyah Bahran, S.PdI (guru Agama ISlam di SMAN-3 Palangka Raya)

#business, #chania, #dan-rank, #energy, #guru, #guru-kalimantan-tengah-2, #indonesia, #kalimantan, #kalimantan-tengah, #lomba-blog-guru, #reuters, #salah