Bersepeda

Berhubung semua mobil terpakai terpaksa saya menggunakan sepeda hari ini. Ternyata mempersiapkan gear (peralatan) untuk menunjang kelancaran bersepeda memakan waktu lebih dari setengah jam. Justru lebih lama dibandingkan dengan naik mobil atau kendaraan bermotor. Helm, kacamata, headset, pompa, kunci inggris, minyak pelumas, air mineral, sarung tangan, ikat celana, ransel, tas pinggang, wah pokoknya ribet tapi seru.

Serunya sambil menggowes mengayuh sepeda yang ternyata dari rumah hingga ke sekolah memakan waktu sekitar setengah jam juga, lumayan ngos-ngosan dan melelahkan. Beberapa kali saya berhenti di bawah pohon sambil menikmati rute perjalanan ke sekolah juga kadang-kadang mengamati orang-orang berkendaraan yang suka seenaknya saja memotong jalan. Salah satunya adalah mobil Suzuki Katana yang seenaknya memotong jalan g. obos dari kantor gubernur memasuki belakang komplek kejaksaan😡 … ada juga anak muda yang bersepeda motor tidak lengkap yang dikejar Pak Polantas dan ada juga yang ajaibnya jatuh sendiri dari kendaraan (mungkin karena tidak bawa SIM atau STNK sehingga kaget melihat Pak Polantas berjajar di jalanan). Walaupun saya bersepeda, saya pun mengikuti aturan lalu lintas untuk berhenti di pertigaan jalan dan lampu stop-an😀

Hari senin lagi saya mencoba mengenakan sepeda ini yang sudah saya perbaiki beberapa titik pentingnya biar aman dan nyaman dikendarai.

Nikmatnya bersepeda jika pagi dan pulang sebelum pukul 12, karena di kota kecil ini yang namanya sengatan panas melebihi sengatan lebah😀