Pengalaman baru dengan Android

Sebagai sebuah sistem kerja yang khusus diperuntukkan bagi perangkat mobile. Penggunaan Android yang merupakan sistem operasi terbuka dan sudah dikembangkan sejak tahun 2003 hingga sekarang sungguh mengasyikkan bahkan melenakan.  Sistem Android yang dikenal menggunakan sebutan makanan-makanan kantin mulai dari Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb (masih bersifat mobile dan diperuntukkan untuk telepon pandai saja) hingga sistem operasi yang terbaru yakni Ice Cream Strawberry yang dikabarkan akan mengguncang dunia telematika dan gadget berlayar lebar (khusus untuk PC Tablet) pada kuartal ke-4 tahun 2011 ini.

PT Citra Bahana Edukasi juga menawarkan berbagai produk lain yang misinya mendukung penerapan teknologi informasi terkini dalam pendidikan salah satunya yaitu produk Edupad 7G (kodenya CMT 7015).  Selain itu PT. CBE Indonesia juga memproduksi Edupad tipe 10a yang ukuran layarnya lebih lebar dan sistem operasi yang lebih tinggi dari Edupad seri 7 dan banyak lagi gadget menarik yang dapat membuat siswa betah belajar sambil menggunakan gadget baru yang dapat dibeli dengan harga terjangkau dan layanan purna jual yang baik. Melalui CMT 7015  saya belajar pengalaman berandroid ria sebagai berikut :

  • Karena sistem operasi ini menggunakan Kernell 6.2 maka Android akan selalu memperbaharui sistem perangkatnya (persis seperti yang ada di-Linux melalui repository-nya, jika di Android disebut dengan “Market”).
  • Agar anda dapat mendownload berbagai aplikasi di Android, maka Anda harus memiliki akun google (alias harus mempunyai akun email dari gmail-lah pokoknya).
  • Agar downloadnya berhasil anda harus mengatur download secara background selalu dinyalakan (baru download melalui market sukses atau berlari dengan kencang).
  • Yang paling sulit adalah setting mobile menggunakan simcard ke dalam android ini, untuk hape-hape pinter atau “smartphopne” setting tersebut bukan masalah karena merupakan sistem default gadget. Namun trik-nya pinjamlah HP yang bersistem android dan tanyakan operator selular jenis apa yang dipakai kemudian masukkan kode proxy dan lain-lain seperti dalam akses jalur HP tersebut ke dalam edupad.
  • Perangkat android Edupad ini sangat rentan terganggu karena sinyal elektromagnetik terhadap interferensi gelombang radio dari router dan modem jadi harus diletakkan jauh terlalu dekat dengan router atau modem (jika menggunakan saluran WiFi untuk berinternet di rumah sendiri).
  • Pembaharuan sistem melalui market hanya dapat dilaksanakan dalam keadaan benar-benar sepi (khusus untuk Palangka Raya dan sekitar rumah saya, pembaharuan hanya dapat terjadi dengan baik antara pukul 21.00 – 04.30 setelah itu koneksinya agak lemot).
  • Perpindahan dari wireless fidelity (wifi) ke arah jaringan mobil (GSM/CDMA/3G) memakan waktu 1-2 menit dan hal ini sangat bagus untuk perangkat mobile berukuran besar (ukuran layar 7G sekitar 7 inci).
  • Jika Market agak susah terkoneksi dengan alasan jaringan karena Market Android pun sering mengalami pembaharuan terutama tampilan dan kemudahan lain, jadi bersabar saja pasti akan bisa didownload juga dari Market😀
  • Pemakaian Baterai android dengan sistem operasi Eclair (Android ver 2.1) memakan waktu sehari semalam dan pada hari berikutnya anda harus memasangkan adaptor untuk mengisi baterai android. Semakin tinggi versi sistem operasi yang ditanam ke dalam android memang memungkinkan tampilan grafis dan kerja multitasking tetapi semakin menyedot banyak tenaga baterai hingga bisa mengeringkan baterai android anda. Karena itu jika bisa di-upgrade sebaiknya ditahan-tahan saja dulu hingga Anda benar-benar tahu kekuatan baterai Android anda !
  • Sistem operasi Android ini sangat intuitif dan karena sangat friendly anak saya yang baru memegangnya selama setengah jam saja sudah mampu mengoperasikan Edupad dengan jauh lebih baik daripada saya yang sudah mengopreknya selama 4 hari !

Itulah beberapa sepenggal pengalaman baru dengan edupad yang menggunakan sistem operasi Android semoga bermanfaat.