Merayakan Hari Besar

Sebentar lagi umat Muslim sedunia akan merayakan Iedul Fitri 1432 H. Lebih afdol memang merayakan hari besar tersebut bersama kerabat dan handai taulan di tempat asal yang memunculkan tradisi pulang kampung atau mudik. Mudik paling banyak terjadi di Indonesia sebab bentuk geografisnya yang berkepulauan atau disebut Nusantara dari kata Nusa dan Antara. Nusantara yang berarti antara pulau-pulau menunjukkan kesatuan unik antar daerah yang terpisah oleh perairan dan laut.

Mudik menjadi tradisi yang memukau dunia dengan berbagai hiruk pikuk keberagaman masalah dan keunikannya. Dimulai dari mudik bersepeda, bersepeda motor, berkendaraan roda empat hingga berbagai moda transportasi lainnya. Keinginan untuk berkumpul bersama keluarga setelah sekian lama tidak bersua juga menjadi bahan bakar utama yang mendorong tradisi ini.

Saya terharu dengan iklan layanan masyarakat yang menggambarkan pawang gajah yang sepertinya orang Jawa terpaksa tidak mudik karena mengurusi gajah binaannya di Lampung. Sungguh menyentuh sekali iklan pariwisata Indonesia ini, sederhana tidak neko-neko dan mengena tepat sasaran. Tidak perlu basa-basi dengan ucapan-ucapan atau dialog-dialog klise seperti yang mulai ditayangkan di radio-radio menjelang perayaan Hari Besar Umat Muslim sedunia pada tanggal 30-31 Agustus 2011 nanti.

Semoga di hari yang akan dijelang semua warga negara Indonesia di mana pun berada, baik yang bisa pulang ke tempat asal atau terpaksa tidak bisa pulang (mungkin ditunda), Saya mengucapkan Selamat Merayakan Iedul Fitri 1 Syawal 1432 H.