Kesan saya dengan 02Gami

O2gami adalah sebutan lain untuk kelas XI IA-5. Kelas XI IA-5 merupakan kelas yang paling ideal jumlah siswanya selain XI IA-4 dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang duduk di dalamnya. Dominasi jenis tidak ada dalam kelas ini, karena jumlah siswa laki-laki maupun siswa perempuannya hampir sebanding. Perbedaannya hanya beberapa orang saja dibandingkan dengan kelas lain yang saya ajar.
Menempati ruang kelas yang hampir didominasi warna putih dan bersih, jarang ditemui sampah-sampah berserakan bahkan nyamuk terbang pun tidak ada terlihat kecuali hari hujan karena jendela di sisi kanan ruang ini “sangat bening” sekali.
Duduk di bagian depan Adithya Chandra Foresta yang ternyata tidak menyukai black forest dan tidak senang kemping di hutan, didampingi Ryan Arnold yang mengaku dirinya sebagai peretas komputer atau segala bentuk peralatan aka gadget digital yang akhinya menyerah harus membeli kalkulator saat menyelesaikan pelajaran fisika😀
Masih di bagian depan duduk pula Devina Aulia yang akhir semester ini baru saya ketahui memiliki kedekatan dengan Adit PWG😆 duduk segaris dengan meja guru memungkinkan Devina mendapatkan informasi yang paling teliti dan paling jernih dibandingkan rekan-rekannya yang lain. Tentu saja kedudukan ini memberikan nilai tambah bagi Devina untuk mengisi nilai rapornya dengan pengetahuan dan informasi termurni karena jauh dari distorsi dan disfungsi pendengaran akibt gangguan kelas tetangga yang sering kali menampilkan paduan-paduan musikalisasi dengan dengungan vokalia yang jauh dari kelas festival band.

Kedudukan selanjutnya di samping Devina adalah Dwi Nurwijayanti, cewe dengan suara alto cenderung bariton dan akhir-akhir ini semakin menampakkan kemajuan berarti dalam pelajaran saya karena ketekunannya. Nurwi sebutan gadis ini tergolong siswa yang tahan banting dan tidak mudah putus asa, walaupun di awal-awal pertemuan saat mendapatkan hasil tes fisika belum begitu memuaskan dan masih di bawah ketuntasan bukan membuat Nurwi kacau dan putus asa, melainkan ia membalaskannya dengan hasil-hasil ulangan yang fantastis di akhir-akhir pelajaran fisika semester pertama ini. Di saat teman lain berjatuhan dengan skor di bawah 50-an, Nurwi dapat mencetak skor di atas 80.😀 .. sebuah kebanggaan melihat hasil belajar Nurwi ini😀

Akhmad Faried atau sering menuliskan nama panggilannya Faried barreta dan Ignatius Epant duduk berdampingan mengisi kursi terdepan. Keduanya miliki sosok yang sangat berbobot dan memiliki kelebihan dalam ukuran porsi badan tetapi tetap lincah selama mengikuti kegiatan pelajaran olah raga. Faried yang semula suka mengeritik akhirnya harus rajin menerima perubahan dimulai dengan mengubah ukuran tulisannya yang tidak seimbang dengan ukuran proporsi tubuhnya. Epant yang semula banyak berbicara dalam kelas menjadi lebih banyak tertegun mendengar dan bertindak cerdik dalam menempuh berbagai pengetahuan di kelasnya.
Paling depan dekat pintu duduk Ayu Gracelia dan Gita Suamanah yang siswa pindahan dari Jawa Barat. Ayu dulunya di kelas X adalah siswa yang pandai berbahasa Perancis bahkan pernah mengikuti semacam olimpiade berbahasa Bonjour dan bonsoir ini tetapi di kelas XI ini jarang terdengar lagi aktivitasnya. Barangkali tengah bertapa dan memperdalam kemampuan beberapa puluh meter lagi. Gita, cewe berjilbab ini juga termasuk siswa yang rajin dan tekun serta tidak pernah terlambat masuk kelas. Ketika saya masuk, Gita sudah duduk duluan di dalam kelas.
Dulunya duduk di belakang mereka kadang-kadang diisi oleh Raisa Fatmala, siswa pindahan dari SMA Pangkalan Bun yang semula didudukkan di kelas XI IA-3 tetapi karena keinginan sendiri akhirnya Raisa masuk di kelas O2gami ini. Raisa termasuk siswa yang tidak dapat dipandang remeh, walaupun tidak banyak bicara, tetapi Raisa dapat menyesuaikan dirinya dengan baik dalam lingkungannya yang baru serta mengalami ketertinggalan kemajuan dalam hasil belajar. Hasil belajarnya selalu baik dan mendapat acungan jempol. Saat ini Raisa duduk di samping Ghea yang bertampang cewe Korea.
Ghea, cewe berambut panjang ini termasuk siswa yang rajin dan tekun, serta jarang meninggalkan tugas kelompok walaupun hujan atau jika terpaksa karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkanlah maka Ghea tidak mengikuti diskusi kelompok sebagai bagian dari penyerapan pengetahuan dan keterampilan dalam belajar ilmu alam. Jika dibayangkan, Ghea memiliki wajah yang sama seperti anime-anime manga jepang itu salah satu keunikannya.
Berposisi di belakang Ayu dan Gita, terdapat duo ngocol pelawak cewe yang tidak pernah membuat sepi dan ramai kelas ini yaitu Ollyvia dan Meytri alias Memey. Duo Melow ini paling rajin mencandai Yoki yang menagku dirinya pawer renjer. Cowo berkacamata dan berponi berkulit putih agak chubby duduk di belakang bersama-sama dengan Jojos Futsal alias Joshua Arga Saputra😀
Ollyf dan Memey senantiasa meramaikan suasana kelas O2gami dengan banyolan-banyolannya walaupun hanya sekelebat atau sekedar mengeluarkan suara ieeeuuuuuhhhh ala Ollyf yang seger seger seperti es krim ditimpa tangga. Tentu saja banyolan dan kekonyolan kedua cewe ini menambah semarak bahkan menambah serius belajar fisika di kelas XI IA-5.
Yoki sendiri sampai hari ini masih mikir-mikir untuk menunjukkan kendaraan terbarunya yang menghantarkannya sebagai pawer renjer. Adapun pawer renjer ini adalah sebutan Ikhsan untuk Yoki. Yang selalu disambut meriah sambil merapikan rambut poninya.
Joshua sangat berperan dalam menambah ketertiban kelas ini, karena kadang kala pawer renjer bisa hilang kesabaran dan hilang kendali. Tetapi dengan ketegasan yang ditunjukkan Ojosh, maka sang pawer renjer dapat kembali normal dan suasana kelas pun kembali tenang dan terkendali.
Peran berat Joshua ini terlatih berkat latihan futsal yang dilakukannya 4 kali dalam seminggu beserta rekan-rekannya dari VolDer.
Di depan Yoki dan Ojosh, ada Riana Andam Dewi si pemain Voli walaupun bertubuh belum tinggi, tetapi patut diperhitungkan kemampuannya memainkan bola tepuk berkulit bundar ini. Riana juga aktif dalam belajar fisika selain aktif berlatih voli setiap sore hari di sekolah. Di samping Riana, ada Citra yang dulu rambutnya sering diikat tapi kali ini, mungkin untuk mengurangi pusing dan pemanasan global malah digerai berombak-ombak. Citra termasuk anggota kelas yang tekun walau akhir-akhir ini banyak pikiran dan sering kurang konsentrasi, tapi fokusnya masih bisa diacungi jempol.
Di antara Citra Riana dan Ollyf Memey ada Rio Widi dan Ikhsan keriting. Rio lama meninggalkan kelas karena mengikuti latihan sebagai pasukan pengibar bendera dan sampai terakhir bertemu masih kagok dengan pelajaran saya, untunglah ada Ikhsan keriting yang jago berhitung dan pandai memilih minyak wangi yang dapat menghipnotis rekan di sampingnya agar tekun dan setia dengan pelajaran Fisika.
Di samping Ikhsan, terdapat Mega Yumia sang jawara matematika dan menjadi tumpuan harapan rekan sekelas bahkan teman akrab dari lain kelas untuk menyelesaikan soal-soal matematika yang memusingkan dan melelahkan. Termasuk soal-soal fisika dapat dilalap Mega dengan mudah sambil tertawa dan menutup mata dan jawabannya juga tepat dengan jalan yang sesingkat-singkatnya. Mega juga kadang menjadi asisten yang efektif untuk mengajari teman-temannya segala pelajaran berhitung termasuk pelajaran akuntansi😀
Duduk di sebelah Mega adalah Heni Hanaya yang semula saya kira orang Dayak ternyata dari utus Sumatera Utara. Heny juga semakin menunjukkan kepiawaiannya dalam berhasil belajar fisika, hasil pembinaan yang serupa terhadap Dwi Nurwi😀
Duduk di bagian belakang, selain Yoki dan Joshua adalah Ria Kumala berdampingan dengan Vania Augustya, Ria alias Lala adalah penyiar dalam kelas ini sehingga tanpa suara Lala tiap hari kamis dan jumat dunia ini terasa hambar dan kurang gurih. Suaranya yang serak-serak kering seperti Atiek CB membawa nuansa 80-an ke dalam kelas O2gami. Vania adalah cewe yang rajin melukis, tulisannya rapi dan tertib. Salah satu artis duplikasi berdaya fotografi dalam membuat karikatur dan hal-hal gambar menggambar. Nanti di semester genap, Vania akan banyak mengirimkan gambar-gambar pelajaran fisika yang artistik sebagaimana daya imajinasinya.
Selain itu ada Dea Ayu Tiara yang pernah menginjakkan kaki di Istana Negara saat Agustusan 2011 serta mendapat kehormatan menerima penyematan lambang Paskibraka dari Presiden RI. Dea juga siswa yang teguh dan disiplin (kadang-kadang bergantung dengan mood dan desakan)😀 dalam menunjukkan keberhasilannya belajar fisika. Walaupun demikian, disiplinnya Dea mesti ditingkatkan dan dipertajam lagi.
Di samping Dea, duduk siswa alim yang rajin mengaji setiap malam, yaitu Rifky Adhani. Saya patut mengacungkan jempol kepada Rifky, karena walaupun badai atau hujan lebat, ia selalu menyempatkan diri mengikuti pelajaran tambahan sekalipun lewat batas jam pelajarannya. Terlebih-lebih kedisiplinannya melakukan kewajiban payment bisa diberi empat jempol jika dibandingkan dengan rekan-rekannya yang paling tertib. Hanya Yoki yang dapat menyaingi ketertiban Rifky dalam bidang kewajiban payment ini.
Didampingi Tri Mangku yang juga pemain voli, Rifky merupakan pasangan duet yang eksotis dan efektif dalam menyelesaikan soal-soal fisika.
Tri Mangku yang sering dipanggil mangku, termasuk teman yang setia dalam melaksanakan kerja kelompok. Walaupun banyak kesibukan membantu orang tua di toko, tetap saja Mangku mengutamakan kerja kerasnya sebagai seorang pelajar di kelas O2gami.
Adapula Mihin, Ridho, Ekaristy, Dewi Agustin, Meri “Anggi” Anggrina yang sempat membawa mochi mochi ke kelas, Riska Dewanti, Dian Wibowo, Lasmitha Dewi, Niki Nur Afnita