Akhir Semester Awal 2011

Seminggu lagi tidak terasa kegiatan pembelajaran di kelas XI di semester awal ini akan berakhir. Kenangan-kenangan awal akan ditutup dengan pembagian laporan hasil belajar yang sedang diolah oleh para guru baik dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat sekolah menengah atas. Laporan itu tentu saja adalah akumulasi proses penilaian belajar selama di kelas dan ditutup dengan ujian akhir semester atau yang dikenal dengan nama ulangan umum.

Mitologinya bahwa ulangan umum atau ujian akhir semester menentukan segala-galanya, juga dikatakan kurang tepat. Karena proses penilaian itu dilakukan berulang-ulang dan memang diperhatikan serta dipertimbangkan dari kegiatan keseharian siswa.

Untuk pembelajaran fisika, banyak yang terkaget-kaget melihat hasil ulangan umum yang termasuk ukuran “wow” atau fantastis. Sesungguhnya nilai-nilai  itu “barulah” hasil ujian akhir semester gasal 2011 ini dan belum “digandeng” dengan penilaian harian yang sudah dilakukan sejak awal semester ini hingga berakhir.

Soal-soal ulangan itu juga dibagi dalam sub bab seperti persamaan gerak lurus, gerak rotasi, gravitasi, elastisitas dan elastisitas pegas, gerak harmonis atau ayunan sederhana (bandul dan pegas), usaha dan energi, kemudian hukum kekekalan energi.

Banyak yang mengira bahwa ini adalah hasil rapot yang akan diterima, tetapi sesungguhnya itu hanya  nilai ujian akhir semester gasal 2011. Nilai yang diterima bisa saja berkisar di antara nilai tersebut atau bahkan ada yang hanya bisa mencapai kriteria ketuntasan minimal yang berarti sangat dipengaruhi oleh hasil ulangan harian dan penugasan-penugasan (termasuk aspek psikomotorik hingga afektif). Ada yang bangga mendapat nilaidi atas  80 padahal siswa ybs mengaku tidak perlu masuk kelas dengan alasan sepele malu bertemu saya ?  adalah hal sangat memperihatinkan  walaupun beliau mendapatkan poin yang sangat bagus, tetapi perlu diingat bahwa dengan ketidakhadiran yang bersangkutan sangat menggetarkan perasaan rekan-rekan yang lain dan kekondusifan kelas yang terjaga sistematis dengan keteraturan dan kerapian kehadiran (saya juga ada mencatat ketidakhadiran siswa ybs tanpa keterangan dan setelah saya temui dengan enteng beliau mengatakan karena ban bocor dan malu bertemu saya?  :sad:  … apakah semudah itu melepaskan alasan yang sebenarnya bukan hal itu, apakah hanya menyalahkan ban bocor karena berangkatnya memang tepat 6.30 atau memang terlambat tanpa harus datang ke kelas ? )

Biar bagaimana pun seorang guru juga memandang “nilai-nilai tradisional” keguruan, bahwa siswa yang terlambat memang selain melaporkan diri ke guru piket juga melaporkan dirinya ke guru kelas atau guru bidang studi. Ataukah pelajar saya  sekarang malah jauh melupakan karakter-karakter terbaik mereka saat masih di sekolah dasar atau sekolah menengah pertama?

Sekali lagi nilai akhir itu “bagian kecil dari proses” dan hanya akhiran semesteran, yang sesungguhnya adalah kegiatan inti pembelajaran dan penilaian bisa berlangsung di dalam  kelas, di dalam laboratorium, di ruang multimedia, di ruang komputer, bahkan di ruang keseharian kita berinteraksi satu sama lain dalam menyamakan persepsi dan pemahaman tentang fisika selama rentang waktu yang disediakan melalui kalender akademik dilakukan.    

Semoga catatan sederhana ini membawa siswa kami sekalian di kelas XI IA tahun 2011 untuk melakukan telaah dan meretrospeksi akan hal-hal yang sudah dan pernah dilakukan di semester gasal tahun  ini.

#biar, #kali