Helm

http://technabob.com/blog/

http://technabob.com/blog/

Helm yang berasal dari kata helm adalah perangkat pelindung kepala yang berfungsi memperkecil kemungkinan terluka di kepala saat melakukan aktivitas yang memungkinkan kepala terkena gangguan, benturan, proyektil, batu-batuan, jatuhan benda, sebaran kerikil, agregat percikan pengelasan dan lain-lain seperti aktivitas mengendarai sepeda motor atau menaiki kendaraan bermotor terbuka, balapan, kerja di pertambangan, kerja bangunan, kerja konstruksi, kerja industri, kerja memperbaiki jalan, juga menghadapi menjaga ketertiban massa sebagaimana demonstrasi unjuk rasa, juga dalam aktivitas-aktivitas militer. Olah raga yang memungkinkan adanya benturan di kepala juga menggunakan helm seperti American Football atau atlet bisbol dan sofbol saat menerima lemparan dari pitcher.

Helm untuk industri disebut Safety Helmet atau Hard Hat karena lapisannya lebih keras untuk melindungi kepala dari benda-benda yang jatuh seperti di galangan kapal, industri konstruksi, industri berat lainnya. 

Pada dasarnya yang lazim digunakan secara umum adalah helm sebagai pelindung kepala saat berkendara motor roda dua (sebenarnya bersepeda juga memerlukan helm selain itu menurut pasal 106 ayat 7 pengendara dan penumpang mobil yang tidak dilengkapi rumah-rumahan pun harus mengenakan helm pengaman berstandar nasional ). Sepeda motor memiliki fasilitas pengamanan yang berbeda dibandingkan mobil yang memiliki rumah-rumahan, sabuk pengaman, bantalan udara (car bag). Sepeda motor dibuat ramping agar lincah di jalanan, tetapi karena kelincahan ini maka faktor keselamatan pengendara tergantung dengan kewaspadaan dan persiapan pengendara maupun penumpang seperti memakai helm, jaket, kaca mata pelindung, celana yang tebal dan sukar robek (seperti baju pembalap). Namun walaupun demikian, faktor penyebab kecelakaan bukan hanya ditentukan karena tidak menggunakan helm melainkan kegesitan dan “nasib”.   Mengapa Helm SNI?

Aturan legal pengendara bermotor berdasar  UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 menyatakan bahwa  helm adalah perangkat wajib  digunakan saat mengendarai atau menaiki kendaraan roda dua bermotor. Data yang ditunjukkan oleh Global Road Safety Partnership yang diletakkan di situs BSNI bahwa dari 84% kecelakaan di jalan raya sebanyak 90% korban kecelakaan menderita luka parah di kepala. Hal inilah alasan pemakaian masif helm berstandar nasional di Indonesia. Data lainnya menunjukkan bahwa 25% korban kecelakaan yang meninggal sebanyak 88% mengalami luka parah di kepala (head injuries).  Selain itu memakai helm jangan hanya sebagai tudung saat mengendarai kendaraan, tetapi juga tali pengikatnya harus dikatup sampai berbunyi “klik” serta pas di kepala. Apalagi kenyamanan memakai helm ditambah dengan pengharum helm ada salon helm lagi. Sekaligus merawat helm agar masa pakainya lama dan tidak sia-sia investasi helm, juga helm dijaga benar-benar sama seperti menjaga kendaraan agar tidak hilang dicuri dan tercuri atau tertukar terpakai dengan orang lain.  Tentu saja harga helm SNI fullface sangat mahal, yang dobel visor dengan kaca bening dan kaca gelap pun jarang yang dijual di Palangka Raya dengan harga di bawah seratus ribu perak😀 (harga menurut tulisan di kompas juga perlu dicurigai jika ada helm yang memiliki label SNI tetapi dijual eceran dengan harga di bawah 65 ribu perak) so harus hati-hati menjaga keamanan helm selain helm digunakan untuk menjaga keamanan kepala saat berkendara.

Keterangan lengkap mengapa harus helm SNI tersedia pada situs BSNI yang antara lain :

  • Helm tidak berubah, terbuat bukan dari logam, tidak mengalami perubahan kekuatan bahan, juga tahan lapuk , tahan terhadap radiasi ultraviolet, tahan terhadap perubahan akibat minyak, sabun, bensin, deterjen atau bahan pembersih lainnya setelah berada dalam rentang suhu 0 hingga 55 derajat celcius setelah terpapar selama 4 jam
  • Terbuat dari bahan yang tidak menimbulkan iritasi, luka pada pengguna atau bahkan mencederai pemakainya
  • Lapisan yang mudah pecah saat terkena benturan untuk mengurangi dampak benturan atau dampak momentum terhadap pemakai (sama seperti kaca depan mobil yang mudah pecah tetapi tetap terikat untuk mengurangi dampak benturan pada pengemudi mobil)
Sekali lagi helm untuk memperkecil dampak kecelakaan yang memungkinkan cidera di kepala, tetapi keselamatan berkendaraan di jalan raya adalah sangat penting dan wajib hukumnya untuk tetap selamat dengan berhati-hati, waspada dan jangan sampai terlibat kecelakaan di jalan.

Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Helmet
http://en.wikipedia.org/wiki/Hard_hat
http://www.bhsi.org

http://www.geekologie.com/http://pics2.picvi.com/media/pics/https://i1.wp.com/1.bp.blogspot.com/_FVu5XcjAEz8/SnrVet4SBvI/AAAAAAAACkQ/5CBZ2gH-y9s/s400/weird-helmet.jpg

#helm, #helmet, #kendaraan-bermotor, #lalin, #lalulintas, #pengguna-roda-dua, #uu