Urutan Menyatakan hasil pengukuran dengan statistik

Berikut adalah langkah-langkah yang digunakan dalam menyatakan hasil pengukuran menggunakan statistik yang biasanya digunakan para mahasiswa S-1 hingga S-2 (mungkin juga yang S-3) :

  • Menyusun indikator-indikator yang menjadi variabel dalam penelitian atau masalah yang diteliti kemudian dibuatkan kisi-kisi instrumen penelitian (bisa sebagai panduan wawancara, angket atau kuesioner)
  • Melakukan ujicoba instrumen (angket atau kuesioner) kepada sampel yang diasumsikan sejenis dengan populasi yang akan diteliti (untuk penelitian sosial)
  • Kemudian instrumen dicari harga-harga item butir yang valid dan nilai reliabilitas instrumen. Uji validitas instrumen dilakukan dengan mencari korelasi nilai item per butir terhadap skor total instrumen menggunakan korelasi pearson (excel dan SPSS juga dapat dipergunakan untuk menghitung validitas). Uji reliabilitas dilakukan dengan uji Anova satu ekor atau dengan KR-20 maupun KR-21 (juga menggunakan korelasi Pearson) namun di SPSS dapat digunakan reliability scale (analyze-scale-Reliability). Tetapi perlu diingat ada juga yang dimaksud validitas konstruk, validitas tipe ini tidak memiliki nilai karena berpengaruh pada pembuatan kevaliditasan instrumen penelitian jadi peneliti ahli atau dosen pembimbing saja yang melakukan konfirmasi atas validitas konstruksi instrumen penelitian karena tidak dapat diukur dengan alat hitung statistika.
  • Setelah diperoleh validitas dan reliabilitasnya agar instrumen yang salah tidak dipergunakan atau peneliti mendapat keyakinan bahwa instrumen yang dibuatnya layak sebagai alat ukur penelitiannya.
  • Pengambilan data kepada sampel dari suatu populasi yang dituju (sampel dapat ditentukan menggunakan rumus Slovin) untuk parameter yang homogen atau stratified cluster (sampel berjenjang) dan sebaiknya dipilih secara acak namun memenuhi karakteristik populasi yang diteliti (misal : populasi siswa atau populasi guru atau populasi penonton TV atau populasi pembaca koran, dll)
  • Setelah data diperoleh dilanjutkan dengan melakukan pengujian prasyarat analisis :  Normalitas menggunakan Levene Test (cara di SPSS dengan klik Analyze-Descriptive-Centang Normality Test),  uji Homogenitas (bisa menggunakan anava one way sample atau General Linear Model), atau Uji linearitas (opsional) –> uji linearitas biasanya dilakukan untuk penelitian komparatif atau penelitian yang membandingkan hasil pengukuran dua sampel (produk yang berbeda) atau dua perlakuan yang berbeda (eksperimen).
  • Setelah itu dilanjutkan dengan statistik deskriptif (mean, median, standar deviasi, nilai maksimum, nilai minimum, rentang skor) untuk kemudian dibuatkan interval kelas dan tabel distribusi frekuensi menurut aturan Sturges selanjutnya dideskripsikan hasil pengukuran atau hasil penelitian tersebut (digambarkan maksud dari angka-angka ukuran memusat) dengan rentang kriteria : Tinggi, sedang/cukup, rendah/kurang.
  • Setelah itu lakukan uji hipotesis : untuk menyatakan hubungan dilakukan dengan korelasi Bivariate (menghubungkan dua variabel yang diteliti), hubungan akibat variabel bersama-sama dengan korelasi partial, keberartian hubungan /signifikansi hubungan antar variabel dapat dilakukan dengan uji-t (t-sample test), uji signifikansi korelasi parsial dilakukan dengan uji-F atau uji korelasi ganda
  • Hasil pengujian hipotesis untuk mendukung keputusan peneliti dalam rumusan penelitian apakah menolak hipotesa nol (Ho) dan menerima hipotesa alternatif (Ha) atau menerima hipotesa nol (Ho)
ini pengalaman saya dengan excel dan SPSS dan belum menjalankan AMOS atau LISREL sebagai pelengkap analisis statistik, jika ada pembaca yang dapat menambahkan hal-hal tersebut saya sangat bersyukur sekali sekaligus sebagai pencerahan bagi dunia penelitian terutama di bidang pendidikan. 

Petunjuk singkat mengenai langkah-langkah uji statistik untuk menyelesaikan penelitian tugas akhir mahasiswa. Lebih lanjut anda dapat berkomunikasi dengan penulis blog ini rasyid14.wordpress.com yang juga dapat untuk berkonsultasi masalah matematika :D 

#belajar, #indonesia, #mahasiswa, #matematika, #math, #penelitian, #pengukuran, #spss, #statistik, #statistika, #uji-statistik