Transformasi Linier ke arah Rotasi

Transformasi diartikan sebagai perubahan. Linier berarti gerakan yang melintas pada garis lurus. Gerakan ini berubah arah menjadi gerakan melingkar atau berputar-putar yang kemudian diistilahkan sebagai rotasi. Pada analogi perjalanan hidup manusia, gerak linier adalah gerak promosi, gerak promosi berarti gerak kenaikan pangkat, gerak kesuksesan, gerak bankrut atau gerak kemunduran yang berarti gerak ke belakang jika gerak kesuksesan adalah gerak ke depan (muka).
Orientasi tanda pada gerak linier adalah ke atas ke bawah dan juga ke kanan atau ke kiri. sebagaimana tanda matematis pada sumbu Cartesius, arah atas dan kanan diberi tanda positif (+) dan arah ke kiri atau ke bawah diberi tanda negatif (-).
Gerak rotasi berarti gerak linier yang memiliki poros sebagai titik acuan. Orientasi tanda pada gerak rotasi sesuai arah putaran jarum jam. Perjanjian tanda yang lazim dalam gerak rotasi yakni, jika gerak rotasi searah jarum jam maka tandanya disepakati (+) dan jika berputar berlawanan arah tandanya diberi simbol (-). ada pula yang menyatakan apabila rotasi berlawanan arah jarum jam diberi simbol (+) dan yang berputar searah jarum jam diberi simbol matematis (-).
Transformasi gerak lurus menjadi gerak yang berputar dapat dimaknai sebagai gerak refleksi dari perjalanan kehidupan yang serba lurus maupun berkelok-kelok. Transformasi tersebut memerlukan titik acuan yang selalu dipandang terus-menerus sebelum berpindah ke lintasan selanjutnya (gerak menurut Bohr) atau melanjutkan lintasan lurus yang lebih panjang lagi.

#analogi, #filosofi, #gerak, #kinematika, #linier, #lintasan, #lurus, #refleksi, #transformasi, #transformasional, #transformer