Mengerjakan proyek kelas

Selama ini kerja kelompok adalah pekerjaan yang dilakukan sekelompok siswa atau pelajar dalam membuat hingga membangun karya atau proyek. Namun tugas proyek kali ini, setiap tim akan diberikan tugas berdasarkan pembagian rantai, Misal : Jika tahun lalu setiap tim membuat roket air mulai dari peluncur hingga roketnya, maka tahun ini setiap tim hanya akan diberikan tugas satu-satu, ada yang khusus membuat parasut sampai menjadi parasut yang hebat, ada tim yang khusus hanya membuat peluncur saja sampai didapatkan peluncur roket yang handal, ada tim yang khusus membangun roket saja sampai didapat roket dan kendali aerodinamis yang mantab, hingga ada tim khusus yang hanya meracik atau mencobakan bahan bakar roket dari campuran asam cuka dan soda kue pada takaran yang pas dan tepat sehingga menghasilkan daya dorong yang ciamik dan berdaya dorong akurat.
Seperti itu nanti tugas proyek masing-masing tim di kelas sehingga akan diperoleh banyak varian produk kelompok berdasarkan pembagian secara undian dan acak. Tidak ada lagi kelompok yang bekerja serabutan dan sekaligus tetapi dipilah satu persatu sehingga dihasilkan produk nyata yang benar-benar berhasil guna dan tepat digunakan.

Pada semester pertama kelas ini telah membuat roket angin dari pipa PVC ukuran 1/2 inci dan 3/4 inci yang dipotong pendek kemudian diberi sayap atau sirip penyeimbang dan peluncurnya dari pipa yang lebih besar sedikit dari badan roket ditambah dengan “kokang” berupa katup buka-tutup untuk kran air yang nanti akan melontarkan udara yang ditampung dalam tabung peluncur. Tekanan udara didapat dari pompa angin yang disimpan dalam tabung di kaki-kaki peluncur. (Bentuk peluncur dapat dilihat seperti peluncur roket air).

Semester kedua tahun 2011 anggota kelas membuat roket air dengan badan dari botol plastik air mineral berukuran 2 liter dan ukuran kecil. Dengan peluncur dari pipa PVC berukuran 1/2 inci tanpa katup buka-tutup. Mekanisme pelepasan roket dengan disentuh pada ekor roket dengan tamparan sandal jepit yang berakibat mencapai halaman SMKN-2 Palangka Raya dan mendapat sedikit masalah dengan obyek bergerak.

Semester kedua tahun 2012 direncanakan menggunakan botol air mineral ukuran kecil yang akan dipilah dalam empat tim khusus dengan bahan pendorong cuka dicampur soda kue tanpa peluncur angin. Yang ada hanya platform dudukan roket yang terbuat dari botol bekas seukuran dengan badan roket cuka ini. Desain roket menggunakan botol mineral dengan moncong roket dari bola bekas ping pong yang rusak atau dibagi dua sebagai “pembelah udara”

Untuk keperluan lomba roket disiapkan modifikasi roket kiriman tahun 2011 dengan peluncur bazooka ditambah mekanisme parasut dan pelepasan mekanis.

Not the smart thing but the right thing (Milo, The Lost of Atlantis)

#fisika, #fisikarudy, #fisikasma, #keep-moving-forward, #kelompok-fisika, #palangkaraya, #percobaan, #programming, #rocket, #roket, #walt-disney