Menunggu itu melelahkan

Saya mengira hari ini pasti banyak siswa di sekolah yang menunggu saya untuk presentasi atau konsultasi, tetapi sekalian dengan akhir pekan, terpaksa hari ini saya tidak hadir karena kendala teknis oleh sebab itu saya menuliskan permohonan maaf saya dalam judul posting berikut ini.

Dapat diduga bahwa menunggu yang lama itu mengesalkan apalagi jika yang ditunggu-tunggu itu tidak kunjung datang atau malahan tidak memberikan apresiasi sebagaimana yang kita harapkan.
Seperti lagunya Raisa yang dinyanyikan @theadesideria saat menunggu artis Poppy Bunga hadir di Smada beberapa waktu yang lalu, terkesan sangat bahwa menunggu adalah kompilasi dari berbagai perasaan hampa dan gundah gulana dibalut dalam kecemasan dan pengharapan.
Apalagi Thea menyanyikannya dengan emosional seolah-olah ia sendiri merasakan apa yang tertulis dalam larik lagu tadi.
Karena terlalu lama menunggu dengan harapan kenyataan yang membahagiakan, ternyata kenyataan tidak seindah impian (impian semusim barangkali).
Apalagi setelah seseorang yang menunggu tadi sadar tanpa sengaja (tersadar) bahwa hal atau orang lain yang ditunggunya itu hanya mengacuhkannya semata bahkan mencampakkan dirinya begitu saja (oh tega-teganya .. #joget ala TrioMacan) akhirnya rasa harapan kebahagiaan gelisah dengan kegembiraan hilang sirna lenyap tak bersisa yang ada hanya derita dan duka lara merana.
Menunggu seseorang yang dulunya tumpuan harapan sebagai idaman
akhirnya tergantikan dengan tatapan kosong vakum bahwa itu adalah angan
Menunggu bisa menyakitkan selain melelahkan

#apalah-arti-menunggu, #cinta-buta, #cukup, #duka, #harapan, #hilang, #jemu, #kahitna, #lagu, #lara, #mengerti, #merana, #perasaan, #raisa, #rasa, #tersadar, #yovie