Badak juga bisa Cemburu

Badak selain dikenal berkulit keras dengan tanduk dihidung atau yang dikenal cula, terlihat sangat dan tacut. Tetapi sesungguhnya badak adalah hewan yang perasa dan pencemburu lho. Berbagai situs ada yang menulis mengenai Badak Sumatera yang dimiliki Suaka Badak Sumatera mengabadikan fenomena ini dari sisi biologis hewanis.
Badak tersebut terdiri dari seekor penjantan yang diberi nama Andalas serta dua betina muda yang diberi nama Bina dan Rosa. Sementara dengan badak betina lainnya yang lebih tua, yang diberi nama Ratu. Bina dan Rosa tetap menunjukkan rasa hormat tanpa kecemburuan. Kecemburuan antara dua badak betina muda yang (seolah-olah) memperebutkan perhatian pejantan Andalas ditunjukkan dengan saling mendengus dan saling bertabrakan. Padahal Andalas pun tidak akur dengan betina Ratu bahkan sering diperoleh luka-luka hingga hampir tanggalnya cula Andalas karena diseruduk Ratu. jadi Ratu termasuk badak betina ganas dan dominator dibandingkan pejantan.

Dengan lahan seluas 100 hektar yang berarti masing-masing badak diberi wilayah 20 hektar untuk menjelajah dan di bagian tengah dari lahan tersebut sebagai tempat perjumpaan salah satu pasangan badak. Lahan dikelilingi pagar listrik bertegangan tinggi demi keamanan keberadaan badak ini selain menghindari pembunuhan terhadap satwa yang paling dilindungi di Indonesia. Konon di kawasan Malaysia hanya tersisa 30 ekor Badak Sumatera dari 170 ekor yang ada di Sumatera dan total populasi 200 ekor sedunia.
Menurut tulisan dari Tempo, Andalas adalah badak yang diperoleh dari AS terlihat lebih kalem dan jinak sama halnya dengan Rosa, badak betina ini lebih manja karena pernah memasuki perkampungan masyarakat sehingga lebih jinak. Sementara dua badak lainnya dikenal sangar dan beringas karena masih liar.
Karena keduanya ini lebih friendly, dokter hewan di Suaka Badak Sumatera berharap Juni sampai Agustus 2012 Walaupun Ratu termasuk badak yang sangar dan ganas namun Ratu berhasil melangsungkan perkawinannya dengan Andalas yang terjadi Maret 2011 lalu.