Rekaman selesai Remedial

saya melihat akhir-akhir ini siswa kelas X dan XI yang baru saja selesai ulangan kehilangan gairah dan gaya bergitaran saja di bawah pohon tak menentu. Serasa asa terbang melayang saat mendengarkan mereka berdendang walau asalnya hanya untuk menghibur kepenatan jiwa. Kemudian terbersit pikiran sembari memperkenalkan mereka sebagai penerus VG Smada melalui media sosial dan rekaman video.

Jadilah janji untuk merekam lagu Adera yang pernah dinyanyikan sembarang di kelas astaga dan kelas lainnya dengan “Sedikit” perbaikan.

Saya mengundang Risky Triwijaya, Ebing Winaldo, Kristy Meyga, Rezekiana, juga hadir Mazhar Satryo dan Gusti Sahirul Imam “Aku dukung Pian” di perpustakaan SMADA Palangka Raya yang vakum dan audioble sehingga cocok disetting tempat recording dadakan. Kemudian saya juga mengundang Ryan Oktapratama serta Degona untuk memberi variasi lain dengan gaya mereka tersendiri (itupun setelah mereka remedi Bahasa Indonesia dengan Bu Hana Pertiwi).

Jadilah dadakan seperti video berikut ini seri 1 bersama Risky Triwijaya dan seri 2 bersama Ryan Oktapratama maupun Degona.

Rencananya besok hari tentang lagu lainnya, seperti kata Meyga yaitu lagu dangdut yang di-jazzy-kan (sedang diupayakan).

Bagi anda di lingkungan SMADA Palangka Raya yang ingin bergabung dengan kami, silakan menuju perpustakaan mulai esok hari. Ciaooo

#asia, #daripada-bosan-menunggu-remedial-kenapa-kita-tidak-berkarya-dan-menunjukkan-kemampuan-bermusik-sambil-bernyanyi-saja, #indonesia, #indonesian-language