Saya Bodoh

Karena keluguan di samping ketololan dan keinginan yang menderu mendebu (untuk tidak jadi butiran) terhadap peningkatan jumlah followers di saudara sosial media lain, saya harus berhadapan dan mendapatkan “argumen” yang “pedas” seperti merica campur cabe diulek-ulek sebanyak 1 ton. #tau rasanya.
Tapi keinginan untuk mendapatkan banyak pengikut harus dibayar dengan perasaan dagdigdug.com tempat saudara-saudara menulis blog selain di wordpress😛 dan untuk itu perlu dasar-dasar dan pendapat pribadi yang juga kuat dengan landasan pendapat orang lain.
Sering juga pendapat yang keluar dan dituliskan itu semata-mata karena pikiran Saya Bodoh.
Pendapat ini bukan merendahkan diri atau merendahkan mutu diri, menjelekkan diri. Buktinya semakin dijelek-jelekkan Tukul Arwana semakin berkibar di jagat hiburan tanah air. Lebih kurangnya begitu pun, dengan mengakui saya bodoh itu lebih baik daripada mengaku saya pintar. Sebab ada pepatah mengatakan Orang Pintar Minum tolak angin, berarti orang pintar itu sering masuk angin !

#iklan, #jargon, #lucu