Jurusan Ilmu Alam

Semua siswa kelas 10 atau kelas 1 SMA sampai dengan saat ini selalu menginginkan memasuki jurusan IPA atau diterima di jurusan tersebut, walau dengan berbagai macam resiko. Apalagi di sekolah saya, sepertinya jurusan ini premium banget karena di ujung cerita banyak prosentase yang menginginkan melanjutkan pendidikan tingginya ke Fakultas Kedokteran.
Mengaca dan melihat pengalaman kakak-kakak kelasnya yang telah lulus dari jurusan IPA bahkan melanjutkan ke FK tersebut (sebagai salah satu contoh maupun analogi) :

  1. Membangun jaringan kerja yang  berkomitmen dalam jurusan yang anda pilih
  2. Memerlukan waktu yang cukup luang dan lowong untuk menambah serapan pelajaran tidak hanya di kelas atau belajar kelompok melainkan juga mengikuti bimbingan belajar dengan rajin, tekun bahkan sangat intensif
  3. Memiliki kelompok belajar menetap dan berdisiplin tinggi
  4. Memiliki sifat batin yang pantang menyerah dari berbagai penugasan yang diberikan
  5. Selalu fleksibel dalam menghadapi tugas yang diberikan

Bagi saya pribadi jika anda yang baru saja akan memasuki jurusan ilmu alam kelima cara di atas sudah mencukupi dan dapat menghantarkan anda ke jenjang pendidikan tinggi sebagaimana kakak kelasnya dr. Gina Alfriyani (2002), dr. Arif Kun (2002), dr. Yudi (2002),   dr. Lia (2003),  Lolin, Handia Sinseng (2004),  Rizka Meytia (2007),  Elsa Lidya (2008),  Ricky Setiawan (2008),  Sari Rakhmawati (2008), Yalla Rarangnu (2008), Jevisco (2009), Mutiara Dara (2009),  Geaby Magistha (2011),  Novia Fajarwati (2012), Aria Jaya (2012).  Ini sebagian kecil nama-nama yang saya ingat karena ada mengomunikasikannya melalui twitter dan undangan perkawinan😆

Karena itu pertimbangkan yang matang hasil akhir pelajaran anda di jurusan IPA, jika nanti anda “hanya” mengakhirinya di jurusan yang “bukan” ranah ilmu alam melainkan jurusan humaniora (ilmu sosial, hukum, politik, ekonomi, dll) sebaiknya berikanlah kursi tersebut kepada yang benar-benar mampu dan nanti akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Karena sekarang IPDN maupun Akademi Kedinasan pun ada beberapa yang menerima rekrut calon mahasiswa dari jurusan IPS selain jurusan IPA. Jadi jurusan IPA bukan berarti “pemakan segalanya” jangan jadikan stigma bahwa jurusan lain itu tidak bagus atau kurang menarik, karena sesungguhnya yang menjalani pendidikan ini adalah DIRI ANDA.

bagi saudara yang “sedikit” memaksakan diri termasuk atas “dorongan keras” dari orang tua, perlu juga mencoba belajar pahit getir dalam dunia jurusan IPA dengan sekelumit permasalahannya yang sudah anda ketahui melalui cerita MLM (mulut lewat mulut) dan jangan itu dipandang remeh atau dianggap enteng, karena jika anda salah menyikapinya remeh-temeh tersebut dapat “menggilas” kehidupan akademik anda bahkan mengacaukan rencana “grand design” kehidupan anda selanjutnya.

Selamat berjuang, selamat belajar, dan selamat menempuh pendidikan di Jurusan Ilmu Alam.

#jurusan-ipa, #keinginan, #motif, #nasib