Elastisitas dan Pegas

Kelas XI IA-1 Mamoru Iaichi tahun 2009 Pembahasan di kelas XI kemudian berlanjut pada Elastisitas dan pegas.
Pada posting ini saya memberikan gambaran umum mengenai elastisitas yaitu sifat benda yang dapat kembali ke bentuk semula setelah gaya yang diberikan pada benda tersebut dihilangkan. Misalnya tali ditarik kemudian setelah dilepaskan bentuk tali kembali ke bentuk semula.
Jika benda yang ditarik kemudian dilepaskan dan benda tidak dapat kembali ke bentuk semula, berarti benda tersebut sudah kehilangan sifat elastisnya sehingga dinamakan Plastis.
Batas yang menyatakan bahwa benda masih berada dalam keadaan elastis dan kemudian berubah menjadi plastis dinamakan batas elastisitas (bisa pula dinamakan Modulus Elastisitas atau disebut Modulus Young).
Kadang kala benda elastis tidak dapat dinyatakan ketentuannya secara ajeg sehingga benda-benda elastis yang mudah diukur dan memiliki valdiitas tinggi setelah ditarik kemudian dilepaskan kembali adalah PEGAS.
PEGAS atau slinky merupakan gulungan kawat yang dapat kembali ke bentuk semula (elastik), jika pegas molor atau melar (bukan berarti pegas itu bangun kesiangan), karena kekuatan elastis pegas telah terlampaui. Kekuatan elastis pegas dinyatakan dengan sebutan konstanta pegas (sebagaimana prinsip Hooke saat menyatakan perilaku pegas dalam Hukum Hooke). Lebih jelas tentang kegiatan bersama Craxi Savier bacalah Blog Ditinia Utami
http://w32.indonetwork.co.id/
Rangkaian percobaan yang pernah kami lakukan di tahun 2009 :

http://nsaadah75.wordpress.com/ http://erviaudina.files.wordpress.com/2010/10/im0693.jpg
http://egiemeyskaputri.files.wordpress.com/2010/10/dsc_0138.jpg
http://ihsanulirfan.files.wordpress.com/2010/09/29092010022.jpghttp://ihsanulirfan.files.wordpress.com/2010/09/29092010061.jpg
https://fisikarudy.files.wordpress.com/2012/10/img_1807.jpg?w=225

#elastisitas, #fisika, #fisikarudy, #indonesia, #kalteng, #pahandut, #palangkaraya, #pegas, #rudyhilkya, #sma, #smada