Bimbel XI IA-5 in Bad Luck

Hari selasa, 13-11-2012 memang kadang dapat memenuhi syarat mitos “bad-luck” menurut penanggalan kalender kebarat-baratan. Sepertinya kelas yang agak hot sebab kurangnya pendingin dan materi yang cenderung menggurui dan kurang greget, barangkali juga dibawa dengan cara yang monoton adalah penyebab dari kesan kurang seriusnya warga kelas ini pada siang hari itu.

Apalagi siangnya jadwal saya cukup padat dengan harus berkunjung ke rumah sakit karena salah satu kerabat terkena thypoid akibat kekurangberesannya mengatur kebersihan pribadi dan harus dirawat inap dengan biaya yang juga tidak murah.

Kembali pada kasus kelas, akibat kekurang persiapan dan greget yang mengada-ada akhirnya beberapa pelajar yang duduk di belakang seperti Fahlevi dan Ando termasuk anggota yang tidak bisa diam dan pada saat itu seperti kurangnya mengerti akan keberadaannya yang sedang berada di ujung tanduk.

Untuk mengantisipasi hal seperti ini saya menetapkan bahwa mereka berdua hingga akhir semester satu akan bertugas sebagai pengawas para biang kebisingan lainnya dan tentu saja beban yang tidak ringan akan mereka emban karena juga menyangkut keseriusan mereka berdua dalam keikutsertaannya di semester ini.

Jika dibandingkan dengan kelas tetangga yang pagi harinya Rabu, 14-11-2012 sebanyak 8 orang kedapatan datang terlambat dengan bervariasi alasan, saya lebih takjub karena kelas tetangga sanggup memenuhi kipas angin ruang kelasnya sendiri tanpa bantuan dari pihak lain selain demi kebersamaan. Dalam topik yang sama pun, para anggota spider lebih tekun dan lebih perhatian walaupun mereka dalam hatinya gugup dan tidak tahu harus melakukan apa.

Sementara mencari metode yang cocok dengan konsep usaha dan energi ini, akhirnya saya menerapkan sebagai ulangan yaitu memainkan Electrocity secara online.

Semoga pengalaman hari ini menjadi kesan yang mendalam dan peringatan bagi kita sekalian.

#kebisingan, #kipas-angin, #konsep-usaha, #usaha-dan-energi