Vold Hari ini

Sehabis berolah raga yang lebih banyak dihabiskan dengan memperebutkan bola oleh 21 pemuda dari geng jaket biru, seminggu yang lalu masih terbayang betapa ramai dan riuhnya pelajaran Relativitas saat siang hari sambil disyuting oleh telepisi negeri. Pengambilan gambar dilakukan selama 10 detik dan sore harinya pukul 17 lewat dikit gambar yang tampil antara lain saya sedang menari-nari depan papan tulis dan Nuramelia mellong sedang terpana memandangnya sementara yang lainnya diam seribu basa, itu terjadi dalam waktu kurang dari lima menitan. Lumayan, nampang sebentar tapi tetap dilupakan.

Latar belakang syuting seminggu lalu karena sedang hebohnya dihapuskan statuta sekolah rintisan bertaraf internasional yang akhirnya hanya boleh disandang sekolah yang berbiaya asli dari swasta. Kehebohan ini hanya berlangsung sebentar karena tidak terlalu lama bergaung di sekolah saya. Mau internasional atau tidak, tetap belajar yang diharapkan hasilnya membuat para peserta didik ini mampu bersaing hingga di dalam dan luar negaranya sendiri. Itulah cita-cita kami semua.

Pada kamis ini suasana kelas VolD masih seperti biasa hanya kurang pendinginan dari bantuan kain bentang, barangkali keprihatinan saya pribadi karena pembina kelasnya yang sesungguhnya tidak terlalu memperhatikan mereka. Jika saya sendiri yang urun tangan rasanya pun melangkahi kewenangan wali kelas yang telah ditunjuk sekolah. Itu saja yang masih perlu dibenahi dari dalam (internal) kelas ini.

Tahapan belajar dualisme gelombang partikel sampai pada panjang gelombang de Broglie dan efek compton belum banyak meng”efek” karena faktor kecapaian bermain kejar dan tendang bola, belum lagi bimbingan belajar sore hari cukup menyita dari senin-kamis ditambah bimbingan kepada kegiatan klub sains. Rasa penat mengikat erat dan enggan untuk berangkat. Memikat warangka biologi untuk menetap lekat pada kasur.

Kelas normal dan tetap tampak normal, listrik menyala normal, dingin terasa dalam kelas ini mengingatkan saya akan udara kesejukan di pegunungan perkebunan teh sebagaimana di sinetron-sinetron telepisi nasional. Akibatnya kesejukan membawa kantuk dan membuat mata ingin mengatup.

Dunia VolD pada hari kamis siang hari didera terik mentari pagi.

#asia, #detik, #jaket, #jika, #kata, #mampu, #menari, #peserta-didik