Salut dengan Pak Polantas

Traffic Police on Trainning

Traffic Police on Trainning (Photo credit: police5151)

Setiap pagi dari senin-sabtu saya bertugas mengantarkan para generasi muda di rumah saya untuk bersekolah dan kami harus berlomba untuk berangkat bersama sepagi-pagi mungkin, kadang-kadang bisa cepat namun yang paling sering adalah telat. Alasan ketelatan dimulai dengan lambat bangun karena malam sebelumnya menonton acara TV sampai dinihari, atau lambat beraksi dalam kamar mandi plus toilet, atau yang paling pathetic adalah berlama karena dandan di depan cermin.

Setiap pagi dengan berbagai macam kendala itu, kami senantiasa bertemu dengan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu Polantas yang setia dan sabar mengatur lalu lintas, saya mengamatinya sejak mereka berupacara di Bundaran Besar, jantung kota kecil kami ini yang dilakukan selalu tepat pada pukul 5.45 wib dan sebelum pk 6.00 mereka sudah bubar menuju pos jaga masing-masing. Populasi mereka semakin lama semakin banyak, karena jumlah pengguna lalu lintas pun bertambah selain memang personilnya ditingkatkan untuk mengantisipasi peningkatan pelanggaran terhadap aturan lalu lintas di jalan raya.

Jika kami berangkat pukul 6.05 dipastikan Bapak dan Ibu Polantas ini sudah berdiri di perempatan atau pertigaan jalan dekat dengan lampu bangjoning (lampu lalu lintas), seterusnya adalah kompetisi dengan pengendara yang digaris start terdepan karena mereka rata-rata lemot sebab baru bangun dan belum mandi:mrgreen: apalagi jika lupa mengenakan pakaian daleman sebab terburu-buru anak lambat masuk sekolah.

Traffic Jam at Bangkok

Pernah terjadi seorang ibu-ibu terhempas dari sepeda motornya setelah mengantarkan anak ke sekolah tanpa sebab musabab yang jelas, mengakibatkan ibu muda ini pingsan dan setelah dikerubungi, semua warga tersenyum malu penuh simpul dan saran mungkin pendapat setelah mengetahui ibu muda ini cuma mengenakan daster rumah tanpa berbahan dasar penutup apa-apa “sesuatu” di dalamnya! Itulah bahaya jika terlambat bangun dan terburu-buru di jalan.

Sering kali saya menegur dan memotivasi anak-anak agar bisa meniru kedisiplinan Bapak dan Ibu Polantas ini, termasuk saat hujan deras pun, mereka tetap setia dengan tugasnya mengenakan ponco berwarna kuning cerah untuk mengatur jalan lalu lintas karena biasanya saat hujan lebat para pengendara dan pengguna jalan terutama mobil akan sembrono (careless driving) dan sering terjadi kemacetan karena kompetisi mengantar anak ke sekolah sampai ke depan pintu gerbang agar tidak terkena hujan dan tidak jarang muncul gesekan atau kecelakaan karena saling bersenggolan dengan landasan ketidaksabaran disebabkan hari kehujanan.

Salut untuk Polantas Palangka Raya dan Kalimantan Tengah.

#asia, #bapak, #central-kalimantan, #driver, #kami, #lalu-lintas, #naik-motor, #palangkaraya, #pengendara, #sembrono, #supir, #university-of-palangka-raya