Jejaring Sosial Pendidikan

Semenjak friendster, Myspace, multiply, dan terakhir Facebook saya merasakan ramainya dunia jejaring sosial yang menghubungkan antarumat manusia dari langkah-langkah kecil. Mulai dari mengunggah foto, menambah teman, mencari teman, membangun jaringan, membuat album, chatting lewat video, berkirim pesan dan segalanya. Hingga kita mendengar dampak-dampak buruk negatif dari jejaring sosial telah menimbulkan keresahan di kalangan teenager yang mendominasi percaturan fesbuk-an ini, termasuk putra-putri saya.geschool saya

Saya mencoba mengambil sisi baik facebook dengan tetap membuat klub komunitas Fisikarudy, terus berkomunikasi intensif, men-tag foto kegiatan, foto hasil belajar, foto kelompok belajar, foto tugas-tugas yang dikirimkan via foto facebook, tetap belum menghasilkan optimalisasi peningkatan semangat belajar karena terkendala dengan upload download (unggah-unduh).

Sampai saya juga mencoba class dojo, edmodo (sebagaimana anjuran Pak Agus Sampurno sang Guru Kreatif) sudah saya ikuti, tapi sepertinya belum memenuhi harapan saya tentang jejaring sosial yang juga selain membuat album foto, berteman, mencari guru, juga ada sisi latihan soal, latihan ulangan, tryout, kesempatan mencari bahan ajar interaktif dan terutama anggotanya terseleksi karena sekolah dan profesinya jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Tibalah pencarian saya pada website geschool.net yang tidak hanya menyediakan hal-hal yang saya maksudkan tetapi lebih luas, yaitu ada fasilitas notes (catatan), blog (yang bisa diakses secara eksternal) -> hal ini tidak saya temukan dalam facebook (kecuali notes yang nantinya akan bisa di-tag dengan teman-teman kita).

Sudah lebih dari dua minggu kami menggunakan geschool ini untuk mengajak siswa-siswa yang saya ajar dan tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan siswa SMAN-2 Palangka Raya. Karena selain bisa berteman, siswa juga bisa belajar online, mengerjakan soal latihan (exercise hingga tahap lanjutan/advanced). Selain itu guru bisa berkontribusi dengan mengirimkan bahan ajar, bahan ujian, bahan try out online, juga memberi kuis. Kemudian menariknya lagi jejaring sosial ini secara tidak langsung membuat siswa dan guru berkompetisi. Terutama untuk siswa karena ada beberapa level yang mereka lalui dengan mengumpulkan poin pengalaman (experience point atau disingkat XP), sayangnya bukan seperti game yang juga ada MP (magic point), HP (health point), SP (skill point) :lol:

Nah, dengan poin-poin ini siswa kami bisa meningkatkan levelnya dari Playgroup sebagai strata terendah, kemudian Elementary, lalu Teenager dan selanjutnya adalah Geschooler, Nantinya ada lagi  level Magister, Doctor hingga Professor untuk siswa yang rajin dan terus memberi perubahan terhadap kemajuan pembelajaran (misalnya dengan mengirimkan bahan ajar, aktif menggunakan geschool, aktif mengembangkan pemanfaatan geschool dalam belajarnya dan proses pembelajarannya secara mandiri). Siswa juga dituntut aktif membuat catatan, memperbaharui status, memberikan komentar kepada teman-teman, membuat blog, memberi masukan (laporan) kepada administrator untuk perbaikan dan saran masukan, semakin meningkat levelnya maka partisipasi siswa juga ditambah seperti memberi rating (penilaian) kepada anggota geschool lainnya (biasanya hak ini diberikan kepada level 3 – teenager).

Tidak hanya wajib mengikuti guru yang mengajar mereka di sekolah, siswa di geschool juga bisa belajar dari guru dari sekolah lain dari daerah lain ! Dan mereka diberikan reward melalui poin subscribe yang hanya diberikan sekali di level 2 (elementary).

Semenjak menggunakan geschool.net ini siswa saya mengalami kemajuan dan keaktifan yang pesat dalam belajar, terutama mereka bisa berlatih berbagai mata pelajaran selain Fisika, mata pelajaran yang saya ampu tapi juga semua jenjang sekolah mulai dari SD-SMA seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Kesempatan besar juga untuk para guru menambah bahan ajar dan bahan ujian melalui gebook, gepedia, getop, dan getrol (nama-nama fasilitasnya).

Ingin mencoba, ayo bergabung bersama kami di geschool.net. Jangan lupa jejaring sosial ini dikemudikan dari Yogyakarta oleh orang Indonesia juga :D

Itulah enaknya mengikuti jejaring sosial pendidikan asli Indonesia.

#guru, #indonesia, #palangkaraya, #yogyakarta