Anjing Saya

Gukgukguk gukgukguk …
Gonggongan anjing yang saya punyai
setiap kali pintu rumah dan pintu mobil kami buka
Gukgukgukguk
Ujar anjing saya hampir sama seperti bahasa kita biasa
Mungkin dia berkata “Apa kabar Om? Selamat Pagi Om? Pagi pak? Saya belum makan Om? Saya lapar pak?
dan macam-macam lagi makna dibalik ujaran gukgukgukguk itu

Anjing saya ada lima, bukan seperti balon warnanya
Ada yang putih juga kelabu, tidak ada bulunya yang merah hijau juga biru
Coklat dan abu-abu termasuk yang paling seru
Karena anjing itu memiliki warna yang sama dengan pemburu
Setiap hari mereka berlima berkeliling komplek mencari target
Mulai dari ayam hingga barang makanan sisa bahkan yang baru bisa dicopet

Setelah mereka mengatur strategi mereka membagi posisi
sebagai penyerang, pengatur serangan sampai pada penjaga markas (gawang)
Setiap pola serangan harus menunjukkan keberhasilan
Minimal sampah buangan yang masih berisi sisa makanan ataukah
seekor ayam gemuk besar yang bisa dibagi-bagi sebagai sarapan atau makan siang
Setiap tetangga sering komplen kepada saya,
“Bapak, kami minta pertanggungjawaban anda, anjing anda sering mencuri di tempat saya!”
Saya hanya melenguh dan memprihatinkan, mengapa anjing-anjing saya tidak sepintar dan sepandai anjing impor
Anjing bule atau anjing blasteran yang IQ-nya lebih encer
Secara emosional kadang saya harus merogoh kantong dalam-dalam sebagai tanda damai ala jalanan
Supaya tetangga saya tidak ribut-ribut lagi
Jika mereka terpaksa harus membantai anjing saya, ya terpaksa saya juga mengadukan kelakuan mereka
kepada pihak yang berwajib

sebagian ditulis pada http://hiburan.kompasiana.com/humor/2013/06/02/dilema-majikan-anjing-565034.html

selain itu ada di http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/06/01/peringkat-anjing-564870.html

#anjing, #anjing-kampung, #anjing-komplek, #dog, #doggy, #encer, #kami, #karena, #languages, #masalah-anjing, #problems, #sepintar, #style