Pembagian Tugas Keguruan

Menjelang tahun ajaran baru yang juga menjadi pekerjaan rumah Kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah adalah menetapkan guru-guru pembina, wali-wali kelas, serta guru-guru lain dalam tugasnya selaku organ-organ vital sekolah.
Guru pembina bertugas pada ranah urusan kesiswaan, penegakan kedisiplinan guru dan siswa, menjadi teladan dan petugas piket sekolah. Turut menangani siswa yang bermasalah untuk merespon cepat yang bekerja sama dengan konselor sekolah.
Wali kelas bertugas mengatur kelas, kerapian siswa, kedisiplinan siswa masing-masing kelas, kesiapan dan kebersihan ruang, juga mengawasi ketertiban siswa yang dibimbingnya selain petugas yang berhubungan dengan orang tua siswa dan pembimbing siswa.
Guru organik adalah guru yang bertugas selain mengajar mata pelajaran yang diampunya sesuai sertifikasi pendidik dan latar belakang kependidikannya juga mengelola unit-unit kegiatan yang berhubungan dengan siswa, seperti kegiatan kerohanian, kegiatan keolahragaan, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pembinaan akademis nom intrkurikuler seperti peneliti remaja, olimpiade sains, pelopor empat pilar kebangsaan, perutusan sekolah dalam lomba-lomba yang mewakili sekolah paduan suara, vokal grup, deklamasi, lomba-lomba seni dan musik, pencipta seni, penjelajah alam, penulis jurnalistik muda, fotografi, sinematografi, kegiatan lain yang tidak termasuk pembinaan kesiswaan yang diatur khusus dalam tugas guru pembina.
Guru bimbingan konseling atau sering disebut Konselor sekolah ditempatkan sebagai negosiator, advokasi, penengah, mediator bukan eksekutor dan penghela keributan.
Kesemua daya upaya mereka diusulkan mendapat insentif dari komite, puji Tuhan, sekolah kami menyiapkan anggaran bagi guru-guru yang mendedikasikan dirinya dalam satuan-satuan tersebut.
Ciri-ciri individual guru yang kami pilih :
1. Memiliki komitmen waktu luang untuk bekerja sesuai bidang yang diserahkan kepadanya.
2. Memiliki jiwa pejuang untuk mencapai hasil terbaik dalam bidang tugasnya.
3. Konsisten antara sikap dengan perbuatannya.
4. Lolos wawancara fit and proper test dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.
5. Bisa bekerja sama dengan guru lain (mampu menjadi bagian tim).
6. Berinisiatif dan kreatif melaksanakan tugasnya untuk hal-hal mendesak.
7. Mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Kepala Sekolah dan orang tua secara jujur dan terbuka.
8. Berperilaku baik, santun, cerdik, dan cermat.

Tidak semua guru mampu menunjukkan ke-8 syarat di atas, maka kami memudahkannya dengan wawancara dan tugas-tugas ringan untuk mengukur kereaktifan setiap individu guru. Akhirnya setiap tahun selalu ada variasi guru pada bidang-bidang tertentu sebagai bekal keprofesian mereka saat mereka mendpat dinas luar yang berkenaan dengan bidang tugas tambahannya.
Motivasi terbesar dari setiap pekerja adalah mendapatkan penghasilan, kepercayaan, tanggung jawab, terus-menerus diajak bekerja sama. Kebetulan jiwa dan tekad ini menyatu dalam rasa karsa setiap guru sekolan kami.
Saya pribadi masih melakukan riset mendalam mengenai perilaku unik rekan-rekan saya ini.
Di samping itu, setiap kali rapat dinas atau rapat pembentukan gugus kendali kerja sekolah, kami senantiasa mengingatkan dan menambahkan pentingnya komitmen, prestasi, konsistensi walaupun skala pekerjaan tersebut kecil bahkan tidak jarang disepelekan dan dilirik tanpa mata!
Kemuliaan melakukan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab, merupakan dharma bakti kita selaku insan wiyatamandala, pendidik bagi masa depan tunas-tunas bangsa, kepercayaan orang tua, kepercayaan pemerintah, kepercayaan masyarakat bahkan hingga kepercayaan bangsa dan negara sesuai sumpah dan janji pegawai negeri sipil aparatur negara Republik Indonesia.

Semoga secercah wawasan ini menjadi suluh dan pedoman para pembaca sekalian, pun para guru yang singgah di blog ini.

Salam Kemajuan
https://fisikarudy.wordpress.com

Posting bersama WordPress di Android

#empat-pilar-bangsa, #gugus-kendali-kerja, #guru-pembina, #indikator-kemajuan-sekolah, #indikator-pekerja-pendidik, #indikator-staf, #indikator-tenaga-kependidikan, #indikator-tenaga-pendidik, #karakter-bangsa, #kerja-sama-antar-warga-sekolah, #manajemen, #manajemen-sekolah, #organik-sekolah, #pemberdayaan-guru, #pengawasan, #pengelolaan, #perilaku-organisasi-sekolah, #persekolahan, #tanggung-jawab