Ubah Nilai

http://www.bisd303.org/

http://www.bisd303.org/

Siang ini terik mendera, setelah tadi pagi terjadi perselisihan paham gara-gara lembar penilaian.
Semenjak kemarin siang dan beberapa hari sebelumnya, saya menganalisis dan mengolah hasil penilaian kelas.
Saya sudah menduga beberapa hal tentang nilai-nilai yang bakal saya serahkan kepada para wali kelas ini. Antara lain adanya pesan-pesan sponsor tentang nilai-nilai yang memberi pengaruh signifikan terhadap kedudukan siswa kelas X menunju penjurusan.

Saya sependapat dengan ide bahwa penjurusan seyogianya dihilangkan saja, cukup digantikan dengan peminatan (pelajaran mayor atau pelajaran minor), namun hal ini pun masih bentuk lain dari penjurusan.
Akibat penjurusan ini (berdasarkan pengalaman tahun lalu) semua nilai tentu saja akan mengalami “penyesuaian” atau kita sebut saja dikatrol.
Dalam hal katrol-mengatrol (selama dalam proses penilaian yang saya lakukan), ini pun melihat perjalanan yang dilakukan oleh siswa yang bersangkutan dalam menjalani penyerapan pengetahuannya. Yang menambah kesan “katrolan” saat diberi batas penjurusan bahwa nilai minimal untuk jurusan tertentu dengan angka patokan.

Saat klien yaitu “sponsor” meminta agar nilainya diubah sebab berbagai alasan dan janji. Wah, saya pribadi sudah cukup kenyang dengan janji dan perubahan nilai tersebut bukan rasanya ya, tapi memang sudah sangat sesuai berdasarkan perjalanan akademis klien dimaksud.

Nilai yang diberikan kepada siswa sebenarnya bukan nilai absolut, tetapi nilai pembanding terhadap rekan-rekannya yang diajar oleh guru yang sama terhadap penguasaan terhadap suatu kompetensi. Nilai ini yang dimuat dalam Laporan hasil belajar siswa juga bukan akhir dari perjalanan akadomis melainkan sebagai bagian dari proses yang masih dipandang sebelah mata dan dilirik hanya saat penentuan jurusan saja.

Sejalan dengan niat Kementerian Pendidikan melalui perubahan kurikulum di tahun 2013 dan dimulai dari kelas X melalui kode Kurikulum 2013 dengan meniadakan penjurusan dan menggantikan dengan peminatan merupakan kesempatan terbuka dan merata bagi siswa yang belum mencapai batas tertentu untuk merasakan belajar sesuai minat dan kemampuannya yang sungguh.

Jika saat ini, angkatan kelas X tahun ini dijuruskan, kita perlu jujur menanyakan mereka atau keinginannya bahwa belum tentu jurusan yang dipilih itu sesuai dengan minat bahkan kemampuannya. Toh saat mereka lulus pun dari SMA belum tentu pula jurusan yang telah mereka pilih di SMA ini akan menjadi pelabuhan titian karirnya kelak.

Mau Jujur ? Jujur itu mudah tapi sulit dan berat dilakukan

 

 

#change, #changing, #hasil-belajar-siswa, #katrol, #kompetensi, #nilai, #perubahan-kurikulum