Menggocek Kata

Hari ini adalah kali ke-2 saya kembali membuka rangkaian kata dan menebarkan cerita berdasarkan pengalaman harian.
Kali ini saya ditugaskan untuk menerangkan kerangka penilaian hasil belajar untuk guru kelas X di sekolah saya bertugas. Berhubung dengan penerapan kurikulum baru, kami baru menafsirkan tentang penilaian otentik dan skala nilainya dari 1 – 4 dengan kenaikan 0,33 dan hal itu berarti mengubah acuan dari penilaian awal berskala 0 – 100 dengan kriteria ketuntasan minimal dipatok pada angka 78 dan disesuaikan untuk skala penilaian bagi peserta didik kelas X.
Sedikit mengutak-atik rentang nilai berskala 0 – 100 tadi maka diperolehlah acuan untuk mengonversikan skala tersebut menuju rentang 1 – 4 disertai predikat hasil nilai mulai dari A hingga D tersebut. (Terdapat dalam pedoman umum Kurikulum 2013 – silakan dicari-cari menggunakan mesin pencari dan itu tersebar merata) -> salah satunya alamat ini yaitu http://fatkoer.wordpress.com/2013/09/13/skala-nilai-pada-rapor-kurikulum-2013/ dan informasi yang lebih memperkaya bisa hubungi http://akhmadsudrajat.wordpress.com/

Lumayan sekalian menambah isi saku karena dengan memeriahkan pemantapan kerja guru walau di sekolah sendiri, tetap bisa berkontribusi bagi kemajuan sekolah.

Visi saya : “Mendidik putra-putri Bangsa Indonesia menjadi warga negara yang terkemuka”

merupakan kalimat sederhana namun berat yang saya harapkan menggugah semangat para peserta didik baru di kelas XII IA-1 dan XII IA-5 yang ditugaskan kepada saya pada tahun pelajaran 2013/2014.

Juga terima kasih kepada Ibu Karina Kusumawardhani, Naufal, dan Anindita yang telah datang ke Palangka Raya pertengahan tahun ini kemarin serta barusan menitipkan saya selembar piagam yang sederhana namun berkesan mendalam dalam kata-katanya.

Semoga di masa mendatang OGI dapat kembali berkiprah di Kalimantan Tengah dengan terobosan keterbukaan informasi.

 

#mendidik-putra-putri-bangsa-menjadi-warganegara-yang-terkemuka