IPad pun Terbelikan

Saat kami bercakap-cakap dengan Pak Budi Setiawan yang lebih dikenal dengan sebutan Pak Bukik, beliau bercerita tentang pengembangan aplikasi Teman Takita yang bertujuan mengembangkan 8 kecerdasan majemuk pada anak-anak. Secara pribadi saya sangat tertarik dengan aplikasi tersebut, apalagi saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Perjalanan aplikasi Teman Takita sebagai teman digital anak-anak yang disasarkan pada usia 6-12 tahun sangat mendalam menyentuh hati saya, terutama saya memikirkan anak-anak saya yang masih dalam rentang usia tersebut dan saya takutkan bisa jatuh dalam jurang digital yang maha dalam jika tidak diawasi atau ditemani dengan memberikan permainan yang sesuai.
Anak-anak saya memang betulan digital natives sebab sepulang sekolah tidak ada makanan yang disentuh selain Gadget, hape, tablet kepunyaan kami orang tuanya bahkan puyer digital pun disikat. Tak ada tablet puyer pun jadi.
Berbekal tekad untuk menikmati aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan tersebut, saya berusaha mendapatkan Gadget dengan sistem operasi iOS. Sepulang dari acara kopdar Acer Guraru, esoknya saya berburu barang tersebut dan akhirnya saya temukan di ujung jalan H. Ikap Palangka Raya.

Saya menemukan Toko telepon dan perangkat genggam elektronik lain, tidak terlalu besar tapi ramai dikunjungi dan memiliki pelanggan tetap. Saya salah satunya. Dengan biaya yang menurut saya terjangkau akhirnya saya membawa pulang sabak baru keluaran Amerika ini. Yang semula keinginan mempunyai harus saya kubur dalam-dalam sebab karena harganya yang mahal juga kemanfaatannya masih belum saya pikirkan.
Singkat cerita saya belajar mengunduh dan menginstalasi aplikasi teman Takita, namun rupanya masih belum berhasil sampai sekarang.
Daya sudah terbeli dan terpunyai, sayang untuk tidak dimaksimalkan. Hasilnya benar-benar tidak mengecewakan. Sabak dengan latar belakang buah ini benar-benar mumpuni dalam menampilkan gambar bahkan majalah hingga ebook. Tak menyesal walau harga sebanding yang dikeluarkan dengan kegunaan yang melimpah.
Majalah fisika dari India termasuk yang saya sukai, karena banyak soal-soal dan penyelesaiannya dijabarkan. Juga majalah-majalah elektronik lainnya sebagai bacaan. Belum lagi membaca dan membalas email, menulis blog termasuk yang sedang saya kerjakan sekarang, mengamati percaturan dunia, menonton film, mengunduh apa saja, pokoknya cukup tegas dengan ram 1 gb sangat pas dalam dekapan saya.
Selanjutnya iPhone adalah next step setelah sabak digital berlambang belakang buah generasi ketiga ini. Bukan juga karena saya ikut-ikutan Pak Presiden, tapi benar-benar murni dari dalam sanubari saya, bahwa Gadget ini ajaib dan mumpuni.
Sabak ini bukan hadiah dari hasil lomba yang baru saja saya ikuti, tetapi bentuk investasi dari tunjangan profesi yang diberikan Pemerintah.

Mari manfaatkan sabak digital untuk pembelajaran kepada putra-putri bangsa. Semoga Pemerintah pun tidak ragu-ragu mengucurkan dana sertifikasi dan keprofesian kepada kami karena pembelian alat-alat teknologi informasi.

Selamat Berkarya dan selamat berbelanja !

20131130-222224.jpg penampakan sandingannya

#apel, #apple, #asyik, #banana, #dekapan, #gadget, #gift, #hadiah, #perangkat