Wisata Bukit Batu (2)

DSC_2344

DSC_2317

gerbang batu

Pada tulisan saya terdahulu ada suatu tempat di sebelah barat daya Kota Palangka Raya yang merupakan situs sejarah dan situs kuno yang penuh dengan kisah-kisah mistis serta sarat makna filosofis yang hakiki dari manusia Dayak. Siapa tak kenal dengan Bapak pejuang, pahlawan Kalimantan Tengah, Tjilik Riwut. Jasa-jasa Beliau masih terkenang hingga sekarang dan menjadi tokoh anutan di Kalimantan Tengah terlebih-lebih seantero pulau Kalimantan itu sendiri.

Kisah tentang Bukit Batu sendiri dituliskan oleh putri ketiga Beliau pada situs resmi yakni Nila Riwut Suseno pada tautan berikut klik ini.

DSC_2311

Kesetimbangan

DSC_2323

Batu Keramat – berbentuk genggaman tangan

Susunan batu-batu tersebut memiliki makna yang khusus dan sarat kearifan lokal. Setiap batu memiliki ciri khas dan “kesaktian” tersendiri. Mulai dari persatuan dan kesatuan bangsa, perjuangan, ketokohan, buang sial, kewibawaan, keteguhan hati dan tekad, kerendahan hati, kewaspadaan, kewaskitaan, dan lain-lain. DSC_2346

DSC_2328

Pesanggrahan

DSC_2330

Deretan “Rumah” Penguasa Bukit

DSC_2359

Gerbang Tampak Samping

Ingin menjadi seseorang yang mumpuni dan bertekad baja, tidak salah jika Anda yang berdomisili di Palangka Raya atau yang tengah berkunjung ke Kalimantan Tengah menyempatkan diri mengunjungi Bukit Batu yang terletak 11 kilometer sebelum Kasongan, DSC_2326ibukota Kabupaten Katingan. Tempat ini dapat ditempuh selama 1,5 jam dengan kecepatan jelajah sedang dari Palangka Raya.

Selama berkunjung ke situs wisata ini jangan lupa membawa topi atau payung karena terletak di tempat yang berbukit sehingga panas mentari bisa langsung mengenai anda. Selain itu biaya tour guide atau Pemandu Wisatanya cukup terjangkau tergantung dengan kerelaan dari pengunjung. Tiket masuk cukup membayar Rp 2000/orang sekali masuk.

Fasilitas toilet dan air bersih cukup baik, halaman parkir luas. Taman rumput yang sangat lapang, cocok untuk perkemahan atau pertemuan perusahaan maupun organisasi. Yang penting pantangan atau larangan menurut kepercayaan setempat tidak dilanggar atau berusaha dilawan, karena dapat membawa hal-hal yang kurang baik serta tidak menyenangkan bagi pengunjung.

Jagalah kesopanan dan kesantunan selama berkunjung ke tempat ini.

Sayangnya situs ini terdapat banyak coretan-coretan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga merusak keindahan atau ciri khas dari bebatuan yang ada. Perlu diingat susunan batu ini datang dengan sendirinya. Di latar belakangi adalah cagar budaya tanaman yang akan menjadi Taman Raya Katingan yang sedang disusun oleh Pemkab Katingan sekitar seluas 126 hektar.

Akhir kunjungan kami sekeluarga.

DSC_2352

Photo By Religi Caesario-2013

DSC_2356

Photo By Religi Caesario-2013

20131201_113911

20131201_114015

20131201_114039

20131201_114058

20131201_114131

20131205_103706

20131205_132254

20131205_134505

20131205_134512

#asia, #bukit-batu, #central-kalimantan, #indonesia, #kalimantan-tengah, #kasongan, #katingan, #palangkaraya