Mengelola Kegiatan

Keberangkatan saya mengikuti pelatihan ke Jakarta selama tiga hari meninggalkan kesan yang mendalam. Selain ilmu tentang tulis menulis, saya pun secara tidak sengaja mendapatkan ilmu baru.

Ilmu baru tersebut ditularkan oleh sobat saya Yulef Dian, yang merupakan profesional dan enterpreuner sejati. Berbekal pendidikan sarjana elektro, yang telah melanglang Buana ke luar negeri dan bekerja di perusahaan asing. Rupanya mempertajam sisi wirausahanya.

Pak Yulef, demikian bersahaja saat saya bertemu dengannya. Seorang sahabat yang kalem, cool, lembut, tetapi di balik itu ia sosok yang tegas dan pribadi mantap serta pekerja keras. Semalam sebelum pelatihan guru menulis saja ia sanggup tidak tidur sampai pagi.

Mengelola kegiatan adalah ilmu yang ditularkan beliau, mengelola kegiatan teacher writing camp sejak episode satu hingga tiga, mengelola berbagai pertemuan blogger dari tingkat lokal hingga internasional dan banyak kegiatan lainnya.

Mengelola kegiatan dibagi menjadi enam fase yakni :
1. Membuat proposal kegiatan
2. Sasaran kegiatan
3. Tempat pelaksanaan
4. Pembiayaan kegiatan
5. Kepanitiaan
6. Pelaporan

Setiap fase memiliki gol atau indikator masing-masing.
Yang paling penting adalah poin nomor 3, 4, dan 5 karena di sana letak mati hidupnya sebuah kegiatan.

Saya pikir melalui komentar akan bisa kita adakan diskusi dibanding kopi paste atau mengunduh berkas.

Salam Hangat