Bulan Madu Sudah Usai

Hari ini adalah hari terakhir manis madu itu direguk oleh para siswa kelas XII yang terjun bareng mengikuti ujicoba Ujian Nasional. Di antara kontroversi dan sering dipertentangkan mengenai ujian nasional ini yang konon berbiaya mahal, bahkan digambarkan pada film Revolusi Tiongkok, para pemikir-pemikir masa depan Cina yang pulang dari Luar Negeri dan kemudian mengajar di Universitas-Universitas terkemuka Tiongkok saat itupun tidak menganjurkan adanya Ujian Nasional yang bersifat tradisional, kolot, feodal, tidak lagi berpikir maju.
Namun kita sudah cukup latah mengikuti arus utama ini dan tidak bisa lagi mundur, menolak bahkan menentang karena semua sudah digariskan melalui kebijakan pemerintah. Sekarang sisanya adalah bersiap-siap menghadapi ujian akbar tersebut sebenar-benarnya.
Masa-masa uji coba atau try out masih dianggap sebagian besar siswa sebagai masa mereguk manisnya madu karena masih bisa bermanja-manja dan bersenang-senang sekalipun dibalut dengan cicipan rasa ujian yang akan mereka hadapi. Regukan manis latihan belum tentu setara kehebohannya dengan ritual yang sebenarnya. Karena masa itu akan segera tiba dan tidak ada lagi rengekan serta manisnya.
Mungkin akan jauh lebih manis — hasilnya atau mungkin pula bisa pahit.