Kritik Pedas

Suatu Pemerintahan ketat di salah satu negara yang seyogianya dilalui jalur udara Pesawat MH370 Malaysia Airlines tujuan Beijing, yang menjadi kepala berita terus dua pekan terakhir ini, baru-baru saja telah menjatuhkan hukuman penjara kurungan 15 bulan kepada seorang penulis blog atau yang biasa disebut blogger.

Alasan penjatuhan hukuman tersebut, karena terdakwa telah membuat kondisi kehidupan demokratis di negara tetangga Negeri Gajah Putih ini terganggu dengan kritik-kritiknya yang anti pemerintah. Sebelumnya juga sudah didakwa penulis blog dan jurnalis dengan hukuman kurungan selama dua tahun di negeri tersebut. Negeri ini salah satu pengekspor beras ke negara kita, padahal Indonesia sudah mampu ber-swasembada beras kan? Karena beras impor memiliki kualitas yang bagus dan di samping itu harganya murah !

Entahlah mengapa beras luar negeri lebih “bagus” ketimbang dalam negeri. Juga gula rafinasi pun diimpor dari negeri ini. Jangan-jangan kebutuhan sembako lainnya pun diimpor dari negeri yang sama. Kita patut lega karena kritikus-kritikus terhadap kebijakan pemerintah masih bisa melancarkan pandangan dan opininya melalui berbagai media, tanpa perlu takut di-bredel atau ditangkap sebab dipandang membahayakan bagi demokrasi. Justru pemerintah semakin dewasa dan semakin hati-hati bersikap dengan landasan UU ITE dalam mengemukakan pendapat melalui jejaring sosial dan media internet lainnya.

Sebenarnya memberi kritik pun sama seperti menampar wajah sendiri, sebab kritikus juga tidak mampu berbuat banyak selain menuliskan atau melemparkan kritiknya. Alasan klasik karena mereka bukan pelaku atau pembuat kebijakan dan pengambil keputusan.

Bukankah daripada sama-sama tidak nyaman dengan kritik, kita lebih baik memakan kripik pedas bersama-sama. Sebungkus seharga lima ribuan dengan sebuah teh kotak sudah lumayan !  Anggaplah kritik itu sama seperti makanan ringan, dihabiskan saat senja hari menemani secangkir teh atau kopi sambil menonton televisi.

#anti-demokrasi, #anti-pemerintah, #blogger, #ditangkap, #kripik-berbumbu, #kripik-singkong, #kritik-pedas, #kritik-santun, #makanan-ringan