Buku Tamu 28052014

Pagi-pagi hujan belum beranjak dari kehadirannya di tengah ruang publik yang berkenaan langsung dengan lapangan tengah, belum lagi letak ruang yang tersekat dan terpisah sel-sel dan lorong sempit karena para siswa sukanya duduk bercanda menghadang lengangnya gang.
Apalagi hari ini adalah hari keramat dan hampir semuanya menyapa dengan Selamat Ulang Tahun Pak, sampai ada yang menyeletuk : “Berapa umurnya sir?”
Saya menghela nafas dan meniupkan udara bergetar melalui larinx pelan-pelan, ” empat puluh lima”

Hehehe … sengaja mendistorsi informasi biar bingung audiens yang sedang makan pop mie sambil bersalaman dan menunggu SKHUN diterbitkan dan ditandatangani kepala sekolah.
Berikut beberapa salam hangat melalui jendela jejaring sosial :

#dirgahayu, #facebook, #kenangan, #memori, #palangka-raya, #smada, #twitter