Perjalanan Ke Timur 25 – 27 Agustus 2014

Setelah giliran perjalanan ke Barat dalam rangka mendampingi dan memperkuat pelaksanaan Kurikulum 2013 yang ditegaskan dalam Kurikulum SMA target, kali ini kami bersama Pak Elit Haroplin, guru SMAN-5 Palangka Raya kembali bertugas mengunjungi rekan-rekan guru di daerah Timur bagian hulu utara Kalimantan Tengah. Tepatnya di Kabupaten Murung Raya, daerah yang dikelilingi Pengunungan Schwaner yang amboi cantiknya dan hiasan-hiasan bukit menjulang yang luar biasa dari kejauhan dan ketinggian.  Perjalanan kami dimulai dari arah jalur tengah Kalimantan menyusuri sungai yang paralel dengan jalan alternatif benar-benar menantang dan tak terlupakan. Kiri kanan kami melewati sodetan bukit curam dan bertanah gempal yang liat dan likat, tidak mungkin ini dapat terwujud tanpa bantuan rekan-rekan pekerja dari pulau seberang dan sodetan alat-alat berat excavator yang biaya sewanya tidak murah serta kemurahan hati para petinggi negeri yang sudi membangun jalan lintas Kalimantan poros tengah demi percepatan pembangunan.  Terima Kasih Pak Teras Narang, bupati-bupati Gunung Mas, Barito Utara dan Barito Selatan yang terdahulu dan yang baru dilantik untuk terus-menerus membangun dan meningkatkan mutu sarana prasarana jalan dan jembatan bagi kami para pengguna dan penduduk Kalimantan Tengah.
Berangkat siang dan tiba tengah malam merupakan waktu perjalanan yang benar-benar menyita tenaga, jiwa dan raga, ditingkah jalanan berliku-liku, berlekuk-lekuk menapak pinggiran perbukitan yang terjal dan ditingkah jurang terjal kiri dan kanan merupakan keajaiban tersendiri bagi kami sehingga dapat tiba di Puruk Cahu serta kembali lagi ke tempat asal.
Tantangan perjalanan menjadi semakin menjadi saat kendaraan dipacu dalam kecepatan maksimal setengah terbang, hanya saja belum diberi sayap! Seandainya teknologi dirgantara telah merambah kendaraan darat, saya meyakini kendaraan yang saya tumpangi bersama Pak Elit sudah melanglang buana melewati bukit dan pegunungan yang ciamik menuju Utara ini.
SMA yang kami kunjungi memang menjadi keterbatasan tersendiri sebab tingkat kesulitan dilalui sangat berarti, SMAN-3 Murung yang ada di Bahitom sebelum Jembatan Merdeka. SMAN-1 Tanah Siang di Saripoi dan SMAN-1 Tanah Siang Selatan yang sebelum Bandara Murung Raya.
Semoga rekan-rekan di Murung Raya terutama sekolah-sekolah yang kami kunjungi, setelah mendapatkan berbagai bahan melalui perbanyakan media digital dapat menjadikannya bahan rapat kerja di sekolah masing-masing serta mendorong dinas pendidikan setempat untuk berbuat lebih hebat dalam mendukung program Mura Cerdas dan Mura Pintar.

Salam perjuangan untuk Bu Asmarinda Kepala SMAN-3 Murung melalui Bapak Syahrul, Ibu Rosa, Ibu Detri dan Ibu Mimi serta guru-guru lainnya, Pak Kusno Kepala SMAN-1 Tanah Siang Selatan beserta stafnya Pak Handrianto dan rekan-rekan, Pak Dediyanto Kepala SMAN-1 Tanah Siang di Saripoi yang telah bekerja sama dan berkoordinasi dengan sangat baik dalam menyampaikan kendala sekolahnya.

Semoga Tugas Bapak dan Ibu sekalian mendapatkan berkat dan hikmat kelegaan dalam melaksanakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya dibawah kepemimpinan Bapak Bupati Perdie M. Yoseph

Selama perjalanan kali ini, kami banyak menemui kendala tanda-tanda lalu lintas yang tidak jelas terutama arah dari Buntok menuju Palangka Raya yang sangat minim. Marka jalan yang terhapus dan tanda-tanda lainnya seperti penunjuk arah dan nama tempat yang belum terpasang sama sekali, mempersulit kami menentukan posisi dan koordinat letak kendaraan di tengah malam gelap gulita.
Dalam perjalanan ini pun, kami jarang berpapasan dengan kendaraan lain karena sangat sepi dan spooky! Saya berasumsi, tidak akan ada perampok yang berani menyatroni lokasi ini karena kondisi asalnya saja sudah sangat menyeramkan dan jauh lebih menyeramkan dari begundal-begundal pengganas yang nekat sekalipun. Dijamin, nyali tidak berarti banyak menghadapi gangguan metafisika dan gangguan mistis di perjalanan sepanjang jalan Kalahien menuju Petuk Liti😛
DSC_4669

DSC_4674

DSC_4677

DSC_4680

DSC_4683

DSC_4692

DSC_4705

DSC_4706

DSC_4714

DSC_4741

DSC_4746

DSC_4748

DSC_4752

DSC_4755

DSC_4756Jalan meliuk-liuk bagai naga menari-nari merupakan keunikan tersendiri pada lajur Muara Teweh – Puruk Cahu, cobalah melewatinya di malam hari biar tersengat dinginnya malam hingga ke tulang dan rasakan asam lambung serta adrenalin yang terpompa hingga ke ubun-ubun dijamin saat tiba di hotel Anda akan langsung rebah dan membuai mimpi untuk kembali lagi melintasi jalur tersebut😛

#implementasi, #k13, #kepala-sekolah, #kurikulum-sma, #muara-teweh, #murung-raya, #pendampingan, #penguatan, #purukcahu