Ada yang seru dengan blog?

Sudahkah anda meninggalkan monumen atau pertinggal di dunia maya? Tentunya Anda sudah memiliki akun facebook, twitter, path, instagram atau blog? ya, ada yang sudah memiliki tapi tidak dirawat atau tidak diisi dengan rajin dan telaten.

Itu adalah sebagian cerita dari pengalaman saya memasuki ruang X-10 yang berisi kelompok minat ilmu-ilmu bahasa di SMAN-2 Palangka Raya. Saat saya tanya apakah semuanya memiliki blog? hampir semua siswa mengacungkan tangan tinggi-tinggi ke angkasa, namun saya tanya apakah sering diisi? semuanya terdiam seribu basa karena memastikan satu jawaban yaitu tidak bisa atau belum bisa😀

Kenapa tidak bisa? karena sulit, karena tidak telaten karena tidak ada ide untuk dituangkan dalam blog, terlebih-lebih yang menjadi momok penting adalah malas mengisi atau malas menulisnya.

Mengapa malas menulis? karena tidak ada motivasi atau dorongan untuk melakukan hal itu.
Memang mengisi blog tidak seramai menulis status di facebook yang cukup berisi dengan 460 karakter atau cuma sekedar bercuap-cuap berulang-ulang di twitter sebanyak 160 karakter juga path dan lainnya.

Keunikan blog adalah laman atau situs ini sifatnya sama seperti catatan perjalanan atau jurnal. Karena sifatnya sama seperti catatan, kebanyakan para blogger menuliskan ide-idenya atau hal-hal unik yang ditemuinya, juga opini atau pendapat bahkan sumbang saran atau kritik tajam. Hati-hati dengan kritik nun tajam yang cenderung menyerang pribadi seseorang atau masyarakat karena keadaan masyarakat saat ini sangat peka, terutama setelah kasus Florence Sihombing dan Kasus pencemaran nama walikota Bandung yang beberapa saat lalu oleh sebuah akun twitter yang kemudian dibawa ke ranah hukum.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda mulai dengan kritik, opini, atau cerita masa lalu atau cerita masa depan.

Jadikan laman blog suatu umpan untuk pertinggal selama perjalanan anda di dunia maya.

 

 

#blog, #buku, #kalteng, #laman, #ngeblog, #palangkaraya, #rudyhilkya