Meraup Puluhan Juta Rupiah

usia 7 tahunSekarang getol bagi penulis-penulis blog atau menyandang sebutan blogger, apalagi blogger yang sudah cukup tangguh, telah menerbitkan buku, mengadakan seminar, tulisannya dikutip dan digunakan oleh orang lain, diundang menjadi pembicara di seminar-seminar, di pelatihan-pelatihan selama seminggu dalam tujuh hari bisa dua – tiga kali tampil sudah tentu akan mendapatkan penghasilan yang tidak bisa dianggap remeh temeh dan mencapai puluhan juta rupiah.

Paling jurus yang saya pakai untuk menulis kadang kurang nendang adalah 5W1H (terdiri dari what, where, who, when, why, dan how atau terjemahan bebasnya apa, di mana, siapa, kapan, mengapa dan bagaimana – dalam bahasa daerah saya sehari-hari : narai, hung kueh, eweh, pea, mbuhen, dan kilen ampi or opo, soko ngendi, sopo, naliko, kok, dan carane (terjemahan bebas dengan mesin penerjemah google)

Dibandingkan cuman ikut pertandingan tulis-menulis, menulis biasa-biasa saja (seperti saya sekarang), ngga (tepatnya sih belum pengen) punya buku kumpulan tulisan sendiri atau menerbitkan buku (niat saya belum tiba karena belum menganggarkan ongkos sendiri) maka tentu saja logika judul di atas hanya sebatas retorika belaka.

Namun merasakan tiket gratis pesawat pulang pergi (walau baru sekali), diundang kemudian omong-omong dan dapat persenan alias tip dalam amplop yang tidak kena pajak sudah beberapa, terakhir di kabupaten tetangga yang jaraknya 90 kilometer dari rumah saya. Totalan masih jauhlah dari puluhan, meraup puluhan itupun jika dihitung untuk penampilan selama setahun lebih. Yang paling berkesan bagi saya selama diberi tugas perjalanan dinas adalah mengunjungi sekolah di Kabupaten Kotawaringin Barat (hampir menuju Kalimantan Barat) kemudian seminggu berikutnya menuju Kabupaten Murung Raya yang terletak di ujung utara mendekati daerah Kalimantan Timur yah lumayan hampir mendekati angka 7 dengan enam nol di belakangnya. Kemudian acara di Kabupaten Tetangga selama tiga pekan berturut-turut hampir mencapai angka depan 4 dengan enam nol di belakang. Kalo itu termasuk puluhan ya mungkin saya bilang cukuplah. Sebenarnya masih belum tercapai target😛

Teman saya yang mendapat sebutan Instruktur Nasional Kurtilas akhir-akhir ini semenjak bulan Februari hingga Desember frekuensi tampilnya seminggu bisa dua sampai tiga kali, sekali tampil dibayar berkisar dari 1,5 juta – 6,5 juta nah tentu Beliau sebagai panutan saya sudah sepantasnya tanpa harus menjadi blogger pun bisa meraup puluhan juta rupiah asal ditekuni dan dijalankan dengan hati yang ikhlas. Kadang Beliau harus rela berkendara selama 12 jam untuk mencapai tempat seminar/ pelatihan kemudian balik lagi demi melaksanakan tugasnya di sekolah saya keesokan paginya.  Begitu terus setiap minggu di awal hingga akhir pekan, ditambah mengurus cucu-cucunya juga😀 ~ cocoklah penambah laranya. (bukan Lara Croft)

Nasib orang yang bergantung dengan pengalaman dan jam mengajarnya, juga keterkenalannya di dunia nyata. Mungkin kenangan saya di dunia ngeblog ini akan terbayar di masa-masa yang akan datang.

Dibandingkan dengan Mimpi sejuta Dollar-nya Merry Riana, saya baru berani Mimpi (sebatas) Puluhan Juta Rupiah saja

Salam Mimpi

#5w1h, #blogger, #desember, #fasilitator, #instruktur-nasional, #k13, #k9, #kalteng, #ktsp, #kurtilas, #mimpi-sejuta-dollar, #narasumber, #palangkaraya, #pembicara, #seminar, #smada