Hujan Efek Compton

Foton dan elektron bergerak bagai bola bilyar. Sebagaimana teori Kuantum Cahaya, bahwa foton dapat diasumsikan seperti bola bilyar atau partikel masif. Yang membedakan dengan elektron, bahwa foton tidak memiliki massa diam (berarti massa foton didapat karena foton bergerak – kelak akan dibicarakan dalam Teori Relativitas – karena berkaitan dengan teori kuantum cahaya).

Tumbukan yang dialami elektron akibat tubrukan dengan foton, foton disini adalah sinar yang memiliki kekuatan tinggi misalnya sinar-X. Sinar X yang muncul dari tumbukan terhadap logam Molybdenum dalam tegangan tinggi (yang menghasilkan kecepatan tinggi). Dengan mematuhi persamaan efek fotolistrik :

hv = EK + hv0

Energi memiliki hubungan momentum kali kecepatan cahaya (E = p c) – p = momentum foton (kg m/s)

Momentum merupakan kuantitas yang memiliki arah dan besar (nilai) dan momentum harus memenuhi hukum kekekalan momentum sebagaimana mekanika klasika Newton. Terutama pengandaian dalam momentum linier saja. Walaupun sebenarnya dimungkinkan tumbukan yang terjadi multidimensi dan multiarah.

Sumber : Konsep Fisika Modern, Arthur Beiser, The Houw Liong, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1990

#cahaya-kuantum, #efek-compton, #fisika-kuantum, #teori-kuantum-cahaya-2