Akreditasi Perguruan Tinggi (Negeri dan Swasta) tahun 2014

banptPada bulan Desember 2014, pendidikan tinggi dihebohkan dengan berita ada 483 program studi di Perguruan Tinggi Negeri yang tidak lolos akreditasi. Jika diluruskan sebenarnya pemberitaan itu adalah program-program studi ini mengalami kadaluarsa ijin akreditasinya ada yang sebulan, setengah tahun, setahun, bahkan setahun (2013). Alasan klasiknya tentu saja karena tidak sempat atau sibuk dengan urusan administrasi yang lain.

Apa Pentingnya Akreditasi bagi Perguruan Tinggi ?

(dikutip dari situs BAN-PT dituliskan bahwa)

Salah satu persyaratan satuan pendidikan untuk dapat mengeluarkan sertifikat atau ijasah adalah terakreditasinya satuan pendidikan baik ditingkat institusi maupun di tingkat program. Untuk itu pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan.
Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang bertugas melakukan akreditasi perguruan tinggi. Pada awal pembentukannya BAN-PT memutuskan untuk melakukan akreditasi program studi terlebih dahulu dengan pertimbangan bahwa program studi lebih menentukan mutu hasil pendidikan. Pada kenyataannya menunjukkan bahwa mutu program studi dipengaruhi oleh keterkaitan antara program studi satu dengan yang lainnya dalam satu institusi.
Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 61 ayat (2) yang menyatakan bahwa ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi, Peraturan Pemerintah RINomor 19 Tahun 2005 Pasal 86 ayat (1) dinyatakan bahwa Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan dan dalam ayat (2) dinyatakan bahwa kewenangan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan oleh Lembaga Mandiri yang diberikan kewenangan oleh pemerintah untuk melakukan akreditasi, pada Pasal 87 ayat (1) dinyatakan akreditasi oleh pemerintah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 86 ayat (1) butir b dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi terhadap program dan/atau satuan pendidikan jenjang pendidikan tinggi dan Pasal 94 ayat (b) ketentuan peralihan dari Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standart Nasional Pendidikan dinyatakan bahwa Satuan Pendidikan wajib menyesuaikan diri dengan ketentuan Peraturan Pemerintah ini paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak ditetapkannya.

http://ban-pt.kemdiknas.go.id/organisasi-dan-tata-laksana-ban-pt tentang Alur Pengajuan/usulan akreditasi PTN/PTS
(paling lambat 100 hari sejak pengajuan usulan akreditasi hasilnya akan keluar)

http://ban-pt.kemdiknas.go.id/download-instrument (instrumen atau borang Akreditasi Perguruan Tinggi hingga program studi)

Untuk Perguruan Tinggi Swasta diatur dalam wilayah-wilayah seperti :

Kopertis I di Medan, wilayah kerjanya meliputi provinsi:Sumatera Utara dan Aceh

Kopertis II di Palembang, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung

Kopertis III di Jakarta, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

Kopertis IV di Bandung, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Jawa Barat dan Banten

Kopertis V di Yogyakarta, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Daerah Istimewa Yogyakarta

Kopertis VI di Semarang, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Jawa Tengah

Kopertis VII di Surabaya, wilayah kerjanya meliputi provinsi:Jawa Timur

Kopertis VIII di Denpasar, wilayah kerjanya meliputi provinsi:Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur

Kopertis IX di Makassar, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo

Kopertis X di Padang, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau

Kopertis XI di Banjarmasin, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah

Kopertis XII di Ambon, wilayah kerjanya meliputi provinsi: Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Irian Jaya Barat

Adapun di Palangka Raya (Kalimantan Tengah- Wilayah 11)  perguruan tinggi yang sudah kadaluarsa akreditasinya (Ilmu Hukum Universitas PGRI Palangka Raya, tanggal kadaluarsa 12 Juni 2014), Universitas Palangka Raya, Arsitektur (tanggal kadaluarsa 26-11-2012), Manajemen Hutan (tanggal kadaluarsa 9 Mei 2013), Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (tanggal kadalursa 18 April 2013) , Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) tanggal kadaluarsa 2 Mei 2013, Pengolahan Hasil Perikanan tanggal kadaluarsa 26 April 2013, STIH Tambun Bungai Prodi Ilmu Hukum tanggal kadaluarsa 13 November 2013, STIE Palangka RAya prodi Manajemen tanggal kadaluarsa 28 Agustus 2014, STAIN Palangka Raya tadris Fisika tanggal kadaluarsa 14 Agustus 2013, padahal untuk Univ Palangka Raya prodi-prodi tersebut yang diajukan dalam SNMPTN dan SBMPTN.

akreditasi kadaluarsa (xlsx)
Hasil Akreditasi BAN PT 2014 (seluruh S1 se-Indonesia PTN/PTS)-xls

Pencarian Program Studi yang Kadaluarsa atau Belum pada Tautan ini pencarian Prodi

Sementara dari hasil akreditasi BAN-PT masih ada 546 program studi se-Kalimantan yang belum kadaluarsa atau akreditasinya masih berlaku. Kecuali profi-prodi di atas.

#akreditasi-ban-pt, #jurusan, #kuliah, #kuliahan, #lulus-sma, #mahasiswa, #pendidikan-tinggi, #perguruan-tinggi, #program-studi, #ptn, #pts, #s1, #s2, #s3, #sarjana, #sbmptn, #snmptn, #ujian-mandiri