Menghadapi Senin, 19-1-2015

Malam ini tepat pukul 21 atau 9 malam, setelah rutinitas berdoa malam, saya mereka-reka esok hari. Tentunya saya menduga-duga dalamnya samudera hati para siswa-siswa saya kelas XII IPA-6 alias expresso saat ini tengah tertidur lelap dan sangat pulas karena sangat cape berfoto-foto dan bergaya bersama. Padahal semenjak pagi tadi, saat matahari enggan membukakan mata, mendung bergelayut manja di langit Palangka Raya. Padahal baru saja kemarin malam, Hexas Putri menelepon saya menanyakan kesediaan ikut foto bersama, tetapi saya lupa menanyakan lokasi pemotretan dan kebetulan saya bersama istri tengah dirundung meler mendalam sedalam danau yang terus-menerus menggebu-gebu sampai mata pening dan kepala berkunang-kunang.

Sejak pagi tadi, mungkin para cewe-cewe sibuk merias diri dan mempercantik penampilan agar foto-fotonya maksimal seperti album-album kompilasi. Cowo-cowo kelas ini yang bisa dihitung dengan jari itupun masih kekurangan satu kru yang tengah berjuang di Malang sana, tentu sibuk pula merias wajah tanpa maskara untuk tampil maksimal di depan sampul (bukan sampul rapot).

Nah, besok ini jika tidak ada aral melintang selain melanjutkkan cerita tak berujung tentang Panjang Gelombang de Borglie dan Efek Compton, mudah-mudahn nostalgia dan paradoks Einstein serta penjelajahan si kembar dalam ruang angkasa dengan paradoks kembar, mitos mesin waktu hingga energi relativistik akan mewarnai perhimpunan kelas XII. Termasuk kelas XII IPA-5 yang tidak belajar semenjak kamis lalu karena teknis menyemarakkan peringatan Hari Besar Agama Islam di sekolah kami.

Tentu ini nanti akan menjadi kembang-kembang dan bumbu cerita yang mengasyikkan untuk ditulis di blog siswa masing-masing atau menjadi persoalan menarik dalam tugas mereka di dunia maya. Saya sendiri mau memulai dari mana karena tergantung dengan kondisi penggemar, fans, khalayak ramai, inspirasi bangsa, penerus bangsa, penerus perjuangan masa depan yang akan menatap saya, mudah-mudahan tidak harap-harap cemas dan kebingungan karena kebiasaan mereka seperti mesin diesel jerman yang harus dipanaskan setelah kebobolan atau diserang pemain kesebelasan lawan😛

Biasanya siswa-siswa saya akan bergadang hingga menjelang dinihari membolak-balik sesuatu apakah di twitter, facebook, atau blog ini ~ untuk mencari tahu apa ya yang akan diperbincangkan besok hari? Karena bapak guru akhir-akhir ini tidak berada di tempat semenjak hari Kamis lalu, ada apa ya? Yang jelas saya sedang sakit nak, pilek, demam, meler, meriang, meradang berintegrasi menjadi satu dan memalu diriku hanya terbaring beberapa saat namun sejak sabtu siang kemarin sudah agak mendingan koq.

#exspresso-smada-ipa-6