Sukses? Relatif dan Lumrah, UntungMu adalah kerugianKU, kerugianku mungkin itu UntungMu

aqSukses dapat diartikan mencapai tujuan yang dicita-citakan, keinginan kesampaian, hasrat yang terpendam dan dipendam akhirnya moncor juga atau terjadi. Keinginan yang dulu ada kemudian disembunyikan terjadi dengan sendirinya dan diri merasakan keuntungan atau mendapat akibat dari tercapainya hasil tersebut.

Contoh seorang mahasiswa menginginkan lulus dan segera menjadi sarjana kemudian diwisuda pada tenggat waktu yang ditentukan setelah empat tahun kuliah dan hal itu terjadi dengan berbagai macam cara, melewati berbagai kondisi dan situasi dari keadaan yang tidak menyenangkan, bekerja keras, tidak pulang ke kampung halaman, mencari penghasilan tambahan atau pekerjaan tambahan agar keinginan untuk lulus cepat terjadi. Pada saat diumumkan tinggal menunggu hari untuk ujian, lulus ujian, kemudian wisuda ~ maka pada saat itu tercapai bisa dikatakan sukses.

Namun sukses tidak pernah berujung pangkal karena keinginan manusia terus berubah-ubah dan terus bertambah-tambah, paling-paling berkurang saat badan tidak lagi fit, keuangan tidak lagi kuat menopang keinginan, hasrat kalah dengan fisik, dan hal-hal lain yang “terpaksa” memangkas cita-cita dan keinginan lainnya (termasuk yang berlebihan dan cenderung liar seperti bola panas).

Tidak henti-henti dan tidak pernah tidak laku resep-resep jualan agar hidup sukses, salah satunya melalui tindakan sukses.

Ada buku yang judulnya 15 tindakan meraih sukses yang saya beli tidak sengaja saat bazaar buku di perpustakaan daerah, saking gilanya membaca (walaupun sebenarnya saya jarang membaca) hampir semua judul buku bekas atau baru yang bisa saya jangkau pasti saya bawa pulang atau saya beli.

Katanya dalam buku ini : saya kutip dari daftar isi – jarang ada yang mau membaca dimulai dari daftar isi dan kata pengantar sebuah buku – padahal itu adalah resume atau abstrak singkat dari isi buku tersebut

  1. Percayalah bahwa Anda dapat menjadi orang sukses
  2. Manfaatkan potensi anda (untuk diri sendiri bahkan untuk orang lain)
  3. Menetapkan target, sasaran atau tujuan
  4. Membuat rencana (mencapai target)
  5. Menindaklanjuti rencana (mengerjakan perlu do it)
  6. Berani terhadap tantangan dan risiko
  7. Berani menghadapi masalah (persoalan)
  8. Maju terus (tanpa peduli) sampai mendapatkan hasil yang anda inginkan (maunya sih begitu)
  9. Menjalin hubungan baik dengan orang lain (membina kolega pertemanan sosial)
  10. Melenyapkan virus-virus (penyakit) gagal dalam diri sendiri
  11. Membiasakan diri berpikir positif dan berpikir besar (berpikir kecil sebenarnya tidak apa-apa koq)
  12. Memperlihat kepercayaan diri kepada orang lain (kadang bisa over estimet buat orang lain – liat nomor 9)
  13. Memiliki dan mempertahankan sikap Antusias (sikap berapi-api dan bersemangat terhadap tujuan)
  14. Mendekatkan diri kepada Tuhan (biar sehebat apapun rencana dan tindakan, tetapi Tuhan pula yang Paling Menentukan keberhasilan – mestinya ini ditaruh di nomor Satu!)
  15. Lakukan dari sekarang juga – (seperti saya lakukan dengan menuliskan ini juga bagian dari sukses hehehe – sukses agar blog saya tetap dikunjungi sidang pembaca dan ada yang mampir walau sedikit ya sekurang-kurang 300 – 500 orang lah setiap hari)

aqJadi kalo dirunut-runut lewat buku-buku pengembangan kepribadian karangan Zig Ziglar khusus untuk salesmaan (atau jual-menjual), Vincent Norman Peale (mengembangkan sikap positif dan mengedepankan Keber-Tuhan-an), Dale Carnegie (Berteman dan Mempengaruhi orang lain), karena tiga itu yang saya ingat saat masih “tersandera” dengan salah satu vendor Penjualan Langsung MLM (Mulut Lewat Mulut) dan saat kuliah dihitung-hitung sekarang adalah kebodohan terbesar dengan omset puluhan juta (ukuran kantong mahasiswa tahun 1996an lumayan untuk bisa beli sepeda motor) – kegagalan yang kemudian mendorong pergerakan kalo saya bilang bangkit, sampai hari ini saya ngga bangkit-bangkit kalo sedang menulis apalagi mengisi blog – ngga ada menulis blog sambil jalan-jalan kan? sotoy . . .

Penulis-penulis yang meracik kemudian meresepkan tindakan-tindakan sukses tentu terpengaruh dan sebagian kecil ada petuha-petuah sakti yang disadur atau dari sumber pustaka. Mungkin tulisan ini kumpulan pengalaman dari hasil ngobrol selama di Kapal Pesiar dengan berbagai atau bermacam orang kaya, yang sukses keliling dunia menikmati kesuksesan dan kekayaan, berlibur di kapal mewah, uang tak berhingga dan bisnis tetap jalan terus walaupun pemiliknya tidur dan bangun kesiangan – bukan dia lagi yang bekerja demi uang tetapi uang yang dipekerjakannya untuk membiayai gaya hidupnya – istilah ini yang sering didengungkan para distributor yang sukses berjualan barang-barang rumah tangga dan menawarkan impian kemewahan seusai kerja keras berjualan secara bertingkat dan berjenjang, kan namanya dagangan MLM (mulut lewat mulut).

Dogma penting dalam dagang dan ekonomi adalah

Kesuksesan = Kemewahan, Kemewahan = Kekayaan, maka secara logis matematis implikasi satu arah Kesuksesan = Kekayaan

Kekayaan yang dijanjikan sebenarnya tergantung rencana dan keinginan masing-masing, kalo mau punya rumah dan mobil mewah, tentu saja selain menabung puluhan tahun, uang yang ditabung juga banyak yang disisihkan bisa puluhan juta rupiah per bulan. Bisa itu dengan dukungan mandi tanpa sabun, sikat gigi tanpa odol, presentasi dan penampilan bisnis tanpa minyak wangi cuma pake minyak angin, rambut tidak pernah dipotong di barber atau tukang cukur, tapi potong sendiri. Alias agar mencapai kemewahan yang berlimpah, seorang pekerja atau perencana harus HIDUP HEMAT ! Tidak jajan sembarangan, tidak beli-beli makanan mahal-mahal, tidak biasa ke restoran setiap malam, dugem setiap hari sampai pagi hingga pagi esoknya lagi, tidak suka jalan-jalan, tidak suka buang-buang pulsa, tidak suka bikin yang macam-macam dengan party atau pesta-pesta dansa-dansi, dugem sana dugem sini, main judi, main togel, apalagi main pasangan yang bukan pasangan resmi bergaya American Way! No No No !

Kekayaan yang hakiki adalah meraih potensi diri dan memanfaatkannya sesuai kemampuan, kemampuan saya membaca dan menulis lalu mengajarkannya, pada mata pelajaran fisika, ada status relatif ada status absolut ada status quo dan ada status tak jelas bahkan status palsu, semua itu demi tercapainya tujuan yakni Menikmati Hidup dengan (mungkin) tidak merugikan orang lain.

aqSaya katakan mungkin tidak merugikan orang lain, karena kebutuhan dan kepentingan orang lain bisa ada yang sejalan bahkan ada yang tidak sejalan – kalo itu menimbulkan ongkos bagi orang lain dan ongkos tersebut tidak rela ia keluarkan secara percuma bahkan sia-sia, maka bisa saya katakan itu adalah kerugian bagi dirinya. Keuntungan bagi saya menjadi kerugian bagi orang lain, kerugian diri saya akan menjadi keuntungan orang lain (suatu falsafah lumrah dan wajar).

Kerugian-kerugian bisa berpotensi kejahatan atau mengganggu kehidupan orang lain, nah hal ini yang tidak boleh terjadi dan sangat tidak dibenarkan. Namun itu berada pada status relatif (dalam fisika dikenal Mode Relativitas).

Kemewahan adalah tujuan kesuksesan, kekayaan adalah akibat kesuksesan? Kita sambung pada posting selanjutnya – silakan buat yang ngasi ide – kalo ngga ada yang keuntungan juga bagi saya . . . .:mrgreen:😀

Tulisan ini berdasarkan hasil bacaan dari 15 tindakan meraih sukses karangan Nurdin, berprofesi karyawan Kapal Pesiar dan sudah tiga kali mengelilingi dunia dalam pelayaran America Line Company di bagian restoran sebagai Penyelia Ruang Makan. Sayang sekali walaupun ini mungkin hasil pengalaman Beliau, tetapi tidak ada daftar pustaka rujukan dalam buku yang tergolong buku saku ini, atau mungkin buku ini hanya berhasil terjual di bazaar buku-buku emperan. Sayang sekali, tapi itulah sebuah kesuksesan. Kesuksesan penulis yang dari tidak berdaya menjadi bisa berkeliling dunia gratis dan mendapat penghasilan yang tidak sedikit pula setelah lama sekali berlayar berbulan-bulan di atas kapal pesiar atau bahkan berbagai kapal pesiar dalam Maskapai America Line ini.

Selamat Hari Senin – Selamat menyematkan tindakan mencapai kesuksesan di awal pekan ketiga tahun 2015

Catatan : Postingan ini saya dedikasikan kepada seluruh siswa-siswa saya dalam rangka menyemarakkan 17 minggu aqmenulis blog dalam 1000 kata. Selain mereka, Pak Guru pun harus memberi contoh sekali seminggu hingga 17 minggu yang akan datang. Jika tulisan pertama kita mulai minggu lalu (minggu pertama), minggu ini 19 – 24 Januari adalah minggu kedua, maka tulisan 1000 kata dalam setiap blog akan berakhir pada Awal Mei 2015 atau Minggu kedua bulan mei 2015 yang tidak lama pada minggu ke-4 Mei 2015 adalah Pengumuman Kelulusan SMA/SMK/MA dan seminggu setelah itu pengumuman SNMPTN 2015 – dilanjutkan dengan kegiatan SBMPTN pada bulan Juli dan Sekitar Agustus adalah Ujian Mandiri (Ujian Lokal) Masuk Perguruan Tinggi se-Indonesia. Selamat Menulis dan terus mencapai tujuan yang akan datang.

Tuhan Memberkati Anda wahai penulis blog, jangan kecewa walau tidak ada yang berkunjung bahkan membaca blog anda, karena saatnya nanti tulisan-tulisan ini tetap diperhitungkan dan menjadi sejarah masa lalu – lihat Review 2014 tulisan saya saya

#angka-penting, #apanya, #bacaan-ringan, #bacabuku, #buku-ringan, #buku-tipis, #caranya, #kekayaan, #kemewahan, #mau-tau, #pendalaman-materi-bacaan, #refleksi, #relativiras, #sukses