Makan Siang Hari ini

photo_org

Sayur timun, goreng terung (egg plant fried), bakwan jagung parut dari Kelampangan, sambal belacan dengan acan dari Pangkalan Buun, kacang panjang yang tidak lagi panjang dari warung tetangga beserta daun kubis yang diambil secara tidak sengaja dari pasar kemarin pagi. Ditambah goreng ikan Lele tanpa kumis klimis, karena sekarang ikan lele semakin modis dan semakin metro seksual. Ikan Lele pun mengenal salon serta manicure pedicure, sekarang Lele rajin merawat diri sendiri walaupun tidak dalam kolam. Tampilan lele dalam balutan goreng dengan minyak sawit bukan curah dan berkelas tinggi dengan warna emas kecokelatan, tidak mengurangi kalahnya warna kulit pemirsa yang sawo matang.

Racikan belacan dari udang remis dan plankton-plankton laut dalam yang terdampar pada rumpon nelayan kemudian dicampur dan diolah berhari-hari hingga menghasilkan aroma “busuk” yang mestinya mencekam, tetapi senantiasa dicari dan dirindukan saat berbual-bual dengan sayur-sayuran terutama gorengan ikan dari sungai sebelah utara kota kecil kami.

Menu tanpa nasi, sebab karbohidrat cukup diasup dari semangkuk biji cempedak yang telah diberi bumbu penyedap dan garam secukupnya. Memenuhi gizi seimbang, ah yang jelas tidak ada kaitannya dengan empat sehat dan lima sempurna yang penting mengenyangkan selain asupan makan siang ini merupakan hasil olahan  dapur rumah tangga yang paling ekonomis dengan biaya kurang dari seratus ribu per hari untuk lima- enam orang penyantap.

Selamat memperhatikan fotonya. Lapar dan ngiler tanggung jawab penonton.

#gorengan, #ikan, #kuliner, #lunch, #makan-siang, #makanan, #rumahan, #sajian-ikan, #sajian-sayur, #sarap