Radioaktivitas (1)

Walaupun kekuatan gaya pengikat inti sangat besar, namun tidak sedikit nuklida tidak mantap dan secara spontan nuklida ini berubah melalui jalan peluruhan radioaktif atau disebut Radioaktivitas. Kadang-kadang jalan yang mereka tempuh tidak lurus melainkan berliku-liku dan banyak tahapan, berderet-deret peluruhan harus mereka jalani hingga akhirnya nuklida tersebut mencapai kedudukan atau posisi yang stabil (mantabs).

Tiga aspek radioaktivitas dari segi fisika :

  1. Jika inti mengalami peluruhan Alfa atau peluruhan Beta, maka nomor atom Z berubah dan menjadi unsur yang berbeda. Unsur menjadi tidak tetap walaumun mekanisme perubahannya tidak dikenal (oleh peneliti, Kimiawan).
  2. Energi yang dihasilkan saat peluruhan muncul dari inti individual atom tersebut tanpa intervensi dari energi lain di luar inti atom, atom berubah menurut hakikatnya sendiri karena kelebihan isi nukleonnya. Intervesi energi eksternal tidak ada dalam peluruhan radioaktif, berbeda dengan radiasi elektronik menurut Bohr.
  3. Peluruhan radioaktif adalah proses statistik yang memenuhi teori kemungkinan, teori kebolehjadian, teori permutasi, dan teori statistika lainnya. Tidak ada hukum kasualita dalam kasus peluruhan ini kemungkinan yang paling logis adalah proses dalam linimasa selama inti atom mencuit melalui burung biru atau media sosial lainnya di dunia atomik. Peristiwa peluruhan radioaktif digolongkan dalam proses fisika kuantum.

#atomik, #atomos, #desimtegrasi, #desintegrasi, #inti-atom, #inti-atomos, #nukleon, #nuklir, #peluruhan, #radioaktivitas-2