We Could Be Heroes

http://cdn2.denofgeek.us/sites/denofgeekus/files/heroes-characters.jpg

Heroes atau Pahlawan merupakan impian dan dambaan setiap anak-anak di muka bumi ini bahkan hingga dewasa dan besar nanti. Tak sedikit pahlawan yang muncul secara tidak sengaja, tidak sengaja berada dalam situasi genting atau darurat. Tidak sengaja memanfaatkan kekuatan tersembunyi dalam dirinya untuk menyelamatkan orang lain, menyelamatkan situasi penting, menyelamatkan kepentingan orang lain, menyelamatkan sesamanya.
Pahlawan-pahlawan yang telah membela dan memerdekakan Indonesia menjadi negara kesatuan yang berdaulat tentu akan meradang dan sesak serta berteriak kadang saya merasa sedih, melihat pertumpahan perkara dan pertengkaran di antara anak-anak bangsa memperebutkan hingga mempertahankan kepentingannya masing-masing.
Pahlawan-pahlawan dahulu tidak meminta penghormatan, melainkan sebagai bangsa yang besar para warga negaranya yang mengaku faham pelajaran sejarah bahkan bosan mendengarkan pelajaran sejarah dianggap akan menghormati jasa-jasa mereka minimal setiap hari Senin awal pekan, atau memperingati jasa-jasa mereka setiap hari-hari besar nasional yang berkaitan dengan Pergerakan Nasional dan Perjuangan Revolusi Fisik Kemerdekaan hingga Revolusi Reformasi Indonesia yang menelan tidak sedikit korban anak-anak bangsa Indonesia terutama kaum muda dan mahasiswa yang entah di mana keberadaan pusara mereka sejak peristiwa Mei 1998 lalu.

Kita para kaum muda dan sebagian besar bangsa Indonesia yang tidak terdengar dalam hingar bingar bangsa ini melalui media-media nyata dan media sosial bisa tetap menyuarakan atau melakukan perubahan di lingkungan masing-masing untuk hidup lebih baik, kesantunan dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang masih belum diperhatikan. Memperjuangkan melawan kemiskinan dengan pendidikan yang memadai, pekerjaan yang mencerdaskan kehidupan bangsa terutama generasi-generasi penerus yang masih berada di dunia persekolahan.

Memberikan bantuan dan dukungan bagi yang mampu berupa dana atau kesempatan belajar dan bersekolah. Menyiapkan layanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau serta berkeadilan adalah jalan panjang perjuangan yang akan dinikmati generasi bangsa ini jauh di tahun-tahun mendatang.

Membangun kebudayaan bangsa Indonesia yang semakin baik, semakin tegar dan semakin mapan. Serta mandiri dan berdikari. Menggunakan bantuan asing untuk membangun negeri dengan tidak memperjualbelikan harkat dan martabat bangsa dan negara. Merasa merdeka tetapi terjajah karena bantuan asing, itu tidak dapat kita tepis jika bangsa ini habis waktu dan kesempatan untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan segolongan semata bukan kepentingan rakyat yang katanya direpresentasikan melalui pemerintahan yang good dan transparan atau parlemen yang berkehormatan dan menyuarakan suara rakyat.

Kita semua, segenap lapisan masyakarat dapat menjadi pahlawan. We Could be Heroes, tidak memandang strata, golongan sosial, jenjang pendidikan, latar belakang pendidikan. Yang penting mengikuti sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia benar-benar terwakili dalam kehidupan sehari-hari.

Menjalani lalu lintas sesuai aturan UU lalu lintas, menyeberang pada tempatnya, kehidupan yang teratur dan manut pada pemimpin yang telah kita pilih bersama. Entah bagaimana perasaan yang memilih pemimpin berbeda dan kandidat tersebut mengalami kekalahan? Adakah episode berikutnya untuk memerintah di negeri ini dan berororitas?

#artikel, #heroes, #pahlawan