The Hero of His Family

Pagi itu beberapa saat sebelum hujan turun dan saat masih tryout ke-3 di SMAN-2 Palangka Raya, saya mendapat telepon untuk segera menuju Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah maunya mengikuti peningkatan kompetensi guru melalui penilaian kinerja. Berhubung sekolah saya tidak menugaskan dan tidak memberikan surat tugas maka saya hanya berposisi sebagai peninjau😛

Saat kendaraan yang membawa saya menuju aula, di perempatan jalan protokol arah ke pusat kota seorang pria mengetuk- pelan dari pintu sambil menyodorkan koran Kalteng Pos, Koran Oloh Itah. Namun karena saya sudah membaca koran tersebut di sekolah, saya menolak dan hanya sempat mengabadikannya. Dia pun tidak terlalu terpengaruh dengan penolakan tersebut karena pada poros ini setiap harinya dilalui ratusan hingga ribuan kendaraan dan dia (mudah-mudahan) mendapatkan rejekinya bukan dari saya.

Penampakan bapak yang menjadi pahlawan bagi keluarganya :

loper Hero

Kekurangajaran saya adalah mengabadikannya diam-diam – Beliau adalah Pahlawan yang tidak mengenal lelah dan berusaha sewajarnya tidak meminta belas kasihan (mungkin menunjukkan kekurangannya ini) sebagai bahan pertimbangan calon pembeli koran yang memberikan dia bantuan. Jika koran itu dijual seharga Rp 3000 rupiah, sudah pasti per koran akan didapatkan untung Rp 1000. Apabila ada 50 koran, pastinya akan diterima 50 ribu atas jerih payahnya hari itu.

Yang saya ingat beberapa saat setelah foto ini diambil hujan  lebat langsung menyapu Palangka Raya dan sekitarnya dan saya tidak lagi melintasi depan PDAM atau mungkin saat saya melintas kembali Bapak Loper Hero ini sudah tidak berada di tempat itu lagi melainkan menunggu entah di emperan mana.

#cycle-of-life, #hero, #kehidupan, #life, #loper-koran