Selamat Bertanding

Pada hari ini 13 April 2015, saudara-saudara rekan-rekan muda pelajar kelas XII SMA memulai suatu ritual baru di kancah perjuangan akhir Sekolah Menengah Atas.

Walaupun kini ujian nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan dan dikatakan sebagai bagian pemetaan nasional hasil pendidikan se-Indonesia, tetap fokus bahwa mengerjakan soal pemetaan nasional melalui Ujian tingkat Nasional adalah langkah akhir yang mesti dikerjakan sungguh-sungguh dan serius. Sebab yang dipertaruhkan bukan nama-nama pribadi lepas pribadi dari anda masing-masing, melainkan nama sekolah.

Apakah selama ini sekolah sudah memberikan program pendidikan yang tepat, sesuai, sebagaimana sasaran kerja pegawai di awal tahun 2015 kemarin, ataukah sekolah bermain-main melakukan kecurangan agar tetap dikatakan ideal dan sempurna? hasil itu yang dicerminkan melalui Ujian Nasional yang sebenarnya tidak tepat lagi mendapat sebutan seperti itu! Ini bukan ujian, ini adalah pengukuran capaian kompetensi seluruh peserta didik kelas 12, pun kelas 9, pun kelas 6. Apa ada analisis capaian kompetensi peserta didik untuk kelas 6 dan 9 se-Indonesia pada tataran nasional?

Hasil UN tahun-tahun sebelumnya pun hanya dari tahun 2010 hingga 2012 yang masih tertinggal pada lemari data digital pendidikan nasional, bagaimana dengan tahun-tahun berikutnya (2013, 2014)?

Sekarang anda buktikan, hasil program belajar siang, program belajar seusai jam makan siang yang mengurangi tidur siang, bobo-bobo siang, menghilangkan mimpi indah siang hari sebagai ganjaran dan waktu perjuangan membuktikan tekad dan menekan kepenatan. Membuktikan bahwa anda benar-benar berjuang, tidak hanya mengandalkan jawaban teman karena paket soalnya juga sedikit hanya lima macam bukan dua puluh seperti dua tahun lalu. Menjalani tes sama seperti mengerjakan soal-soal di quipperschool. Juga tidak akan mengandalkan bocoran-bocoran jawaban melalui sms gelap, sms terpusat, sms yang ditempel di dinding toilet, menyelundupkan hape ke dalam kelas dan pengawas pura-pura buta atau tidak tau, tetapi tunjukkan bahwa anda memiliki potensi dan kemampuan menyelesaikan soal-soal uji kompetensi akhir sekolah.

Sekarang kewenangan meluluskan ada di tangan pengelola sekolah beserta Dewan Guru, dan sudah menjadi rahasia terbuka, tidak ada sekolah yang akan mencoreng mukanya sendiri. Saya yakin tetap dapat meluluskan siswanya 100% seterusnya dan akan terus berlanjut sampai selama-lamanya (sekolah tersebut berdiri).

Apalagi tahun 2016, ujian nasional (jika istilah itu masih dipergunakan) tidak akan berjalan serentak melainkan sama seperti ulangan akhir semester karena dilaksanakan setiap akhir semester saja. Biayanya tentu saja dari sekolah masing-masing – efeknya adalah menghilangkan Ujian Nasional atau ini yang disebut Ujian Kompetensi Tingkat Nasional (standar Nasional yang dikerjakan di sekolah masing-masing) mungkin nanti namanya Ujian Pencapaian Kompetensi Tingkat Akhir, Uji Pencapaian Kompetensi Kelas 12, Uji Pencapaian Kompetensi (saja), Uji Standar Kompetensi, atau Uji Komprehensif (kewenangan ini ada pada Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah).

Yang menentukan sekarang adalah masa depan pendidikan yang akan Anda tempuh di perguruan tinggi, di sana perjuangan yang sebenarnya baru dimulai. Maka mulai hari ini hingga 15 April 2015, kami mengucapkan selamat bertanding dan semoga berhasil mencapai target sekolah masing-masing.

#fisikarudy, #kalimantan-tengah, #kalteng, #palangka-raya, #palangkaraya, #rudy-hilkya, #rudyhilkya, #smada, #sman-2, #ujian-nasional, #ujian-nasional-sma, #un-2015, #un-sma