Zona 4 #Semenjak UKG Kehilangan taring

Tanggal 22 November 2015 kemarin saya mengikuti Uji Kompetensi Guru di SMAN-1 Palangka Raya, sore itu rekan-rekan dari SMAN-2 Palangka Raya sudah sangat bersemangat dan siap-siap melahap soal-soal yang diberikan melalui komputer.

Rata-rata rekan-rekan guru yang cukup umur sudah mengambil posisi pada komputer di deretan terdepan, sementara saya disisakan pada bagian pojok belakang dekat dengan jendela. Untungnya kondisi tidak panas dan nyaman, cuma yang kurang saat itu adalah berisiknya bapak dan ibu guru yang ada di depan saya saling bertanya dan saling berusaha mencari jawaban agar bisa menjawab seluruh soal yang terdapat di layar monitor.

Rupanya kebiasaan melarang siswa untuk tidak mencontek susah juga tidak dilakukan oleh rekan-rekan saya yang kalibernya malah di atas 7,62 milimeter dibandingkan saya yang masih 5,56 mm saja hehehe😛

Terganggu? sebenarnya tidak, hanya saja menjadi kurang konsentrasi sebab mendengar kesibukan bertanya dan saling menjawab yang sebenarnya jawaban putus asa karena sama-sama tidak mengerti dan tidak tahu. Akhirnya di tengah panas dan dera suara yang sebenarnya tidak lagi cocok untuk diadakan uji kompetensi bagi guru-guru ini pada pukul 17.45 kami bisa menuntaskan pekerjaan UKG. Itupun yang logout duluan adalah Pak Kadarjono dan saya.

Karena saking pening dan menghindari jawaban menjebak walau akhirnya saya bersyukur bisa menjawab 41 soal dari 60 butir yang diajukan, saya bisa bingung mencocokkan sepatu Bally yang terasa sangat kekecilan di kaki. Yang setelah dirunut-runut ternyata sepatu yang keliru dalam model yang sama hahahaha … akibat UKG minggu malam dua minggu lalu.

Kini UKG berhenti gaungnya, kami sudah tidak memedulikan lagi hasil dan iming-iming bisa jalan-jalan gratis dapat hadiah dan sebagainya bagi peraih nilai UKG di atas 90, karena sudah usai perjuangan kami. Kecuali jika nama kami dimasukkan lagi dari UKG jilid 2, bolehlah ada semangat lagi untuk meraih janji-janji Mas Menteri.

UKG sudah usai dan kini kembali menghabiskan bulan Desember mengikuti petunjuk pemimpin sekolah dan mengakhiri semester ini sebagaimana mestinya. Desiran kabar UKG sudah berhenti dan tidak ada lagi yang sakit hati dengan hasil yang sudah dicapai dan dikerjakan pekan akhir bulan November kemarin, UKG sudah selesai.

*menulislah dengan berani tanpa takut dengan pendapat orang lain (Dee)