Bumi Parahiyangan

Tidak salah Bandung selain digelar kota kembang juga negeri para Hyang, raja-raja dengan tetirah tempat peristirahatan yang luar biasa. Logat yang halus dan lembut dari setiap orang yang sapa dan ajak bicara menambah aroma keningratan kota ini. Apalagi perjalanan pagi seusai melakukan pembayaran di IndoMaret melalui i-pos (baca: ai-POS) untuk tiket travel menuju destinasi selanjutnya, seusai sarapan pagi yang sedikit mengecewakan karena sisa makanan terakhir saja di Zodiak Hotel, Kebun Kawung – kami menuju Bandung Utara atau Lembang.

Hotel Zodiak, jaringan Kagum Hotel, termasuk hotel murah yang terbaik yang kami dapatkan dengan aplikasi jalan-jalan Traveloka berbiaya sedikit di atas 330 ribu dan kurang dari 340 ribu semalam, kami mendapatkan kamar tipe superior king size, namanya pesanan beranggaran rendah tentu saja akan ada kendala yang kami temui. Pertama-tama sikat gigi kurang satu, padahal saya sudah memesan untuk kapasitas 2 orang. Hari pertama pembersihan toilet duduk berjalan dengan baik, tapi pembilasan hari ke-2 sudah mulai menemui kesulitan dan kelambanan. Namun kami baru beritau hari terakhir saat checkout menuju Tangerang😦

Atmosfir kamar juga dingin sehingga penyejuk ruangan kadang tidak perlu dinyalakan, namun sayangnya kami tidak mendapatkan pandangan dari luar karena tidak disediakan jendela. Walau ada sebagian kecil suara dari koridor dan kamar sebelah yang kedengaran dari dalam kamar, namun tidak mengurangi komfortabilitas di hotel ekonomis ini. Kamar mandi dan toilet yang unik karena ada di dalam kotak plastik menambah pengalaman yang berbeda dibanding menginap sebelumnya.

Silakan anda membaca review dari para pelancong melalui Tripadvisor jika memilih menginap di Bandung sebagai referensi tambahan.

Perjalanan selama di Bandung kami menyewa mobil beserta supir dari situs penyedia layanan yakni Surya Bandung dan kami menemui pengemudi pak Herna yang ramah dan informatif dengan biaya kendaraan 350 rebu sementara BBM yang dikeluarkan untuk 12 jam tersebut “hanya” 100 rebu semata.

Banyak destinasi yang dapat anda singgahi antara lain, Farm House bagi yang ingin meminum susu segar baru diperah, Kampung Gajah tempat bermain anak-anak modern dan seru, Floating Market tempat yang unik bisa untuk memberi makan ikan sekaligus belanja jajanan seru, De Ranch arahnya selokasi dengan tempat  pembinaan perwira AD dan perwira Polri, juga SMAN-1 Lembang tempat Prof. Bambang Hidayat pernah mengajar sebagai guru tanpa dibayar, Rumah Bunga Rizal tempat tanaman Begonia dengan tiket masuk Rp 8000 per orang, namun karena homogen jadi kebun bunga tersebut masih perlu peningkatan, Rumah Gukguk bagi penyuka hewan peliharaan, juga Rumah Barbie hehehe

Saat memasuki Floating Market (Pasar Terapung) yang sebesarnya terapung di sebuah kolam buatan besar, di belakang tempat berenang khusus Hijab, tiket masuk 20 rebu per orang dan 10 rebu untuk parkir mobil, sudah mendapatkan vocer minum hangat yang pilihannya anda tentukan sendiri di konter yang tersedia. Berjalan-jalan di wahana ini ada kebun angsa, taman kelinci, taman kambing pokoknya ala pertanian lah, belum lagi kolam ikan dan jalan-jalan sambil jajan makanan unik, inovatif, menarik dengan koin yang dimulai dari koin 10 ribu dan ditukar dari uang normal.

Jika anda bingung, petugas di konter yang manis-manis siap memberi penerangan sejelas-jelasnya seperti lampu Philips😀

 

#bandung-kota-kembang, #ingress, #jawa-barat, #lembang, #wisata-romantis, #zodiak